Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Prancis Angkat Lagi Isu Armenia

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2012 10:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah digagalkan oleh mahkamah konstitusi, rancangan undang-undang tentang penyangkal genosida Armenia kembali diangkat presiden Prancis yang baru, Francois Hollande.

“Francois Hollande kembali menyatakan keinginannya untuk mengajukan rancangan undang-undang yang dibuat untuk mengatasi penyangkal genosida Armenia, sebagaimana yang dia katakan saat kampanye dan bahkan sebelumnya,” kata dewan koordinasi organisasi-organisasi Armenia di Prancis CCAF, Sabtu (7/7/2012).

Presiden sebelumnya Nicolas Sarkozy, yang ikut mengusulkan RUU itu, berjanji akan memperjuangkannya kembali jika ia terpilih lagi sebagai presiden, setelah RUU itu dibatalkan mahkamah sebelum ditandatanganinya.

CCAF mengatakan, Hollande mengontak mereka untuk menklarifikasi dan menegaskan sikapnya terhadap RUU genosida Armenia itu, menyusul kebingungan yang ditimbulkan oleh pernyataan Menteri Luar Negeri Laurent Fabius.

Istana Elysee dalam pembicaraan telepon dengan AFP mengatakan, “Presiden sudah menyatakan komitmennya saat kampanye. Dia akan menepatinya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Armenia mengklaim 1,5 juta warganya dibunuh oleh tentara Kekhalifan Turki Ustmani pada tahun 1915. Sementara Turki menegaskan bahwa jumlah rakyat Armenia yang tewas sekitar 500.000 dan itu merupakan akibat dari terjadinya pertempuran dan kelaparan selama Perang Dunia I. Sebagaimana diketahui, pada saat itu, wilayah-wilayah Eropa yang berada di bawah kekuasaan Kekhalifan Turki Utsmani berusaha melepaskan diri dari Istanbul.

RUU, yang dikecam keras oleh Turki itu, nantinya akan mengkriminalkan setiap orang yang menyangkal terjadinya genosida di Armania oleh pasukan Turki.

Keturunan Armenia yang tinggal di Prancis cukup banyak, sehingga sangat potensial dijadikan sumber kekuatan politik yang diincar oleh para politisi Prancis.*  

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidayatullah Batam dan Samarinda adakan Sunatan Massal
Tulisan selanjutnya Bahasa Indonesia Mulai Diminati di Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?