Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

300.000 Pengungsi Rohingya Hidup Mengenaskan di Kutapalong

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 22 Juli 2012 15:13
Bagikan
Kondisi Tempat Pengungsian Rohingya, Kumuh, Kotor dan tak ada pencahayaan dimalam hari
Bagikan

Hidayatullah.com–Dibulan Ramadhan hingga hari ini, Ahad (22/07/2012), pengungsi Muslim Rohingyah masih terkatung – katung. Nasib mereka belum mendapat kejelasan atas kelayakan hidup terutama dari Pemerintah Bangladesh yang diharapkan bisa menjadi tempat mereka sementara menetap.

Sebanyak 300.000 Pengungsi Rohingyah ini kita menetap di daerah Kutapalong, di perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Aljazeera English Channel Nicolas Hague melaporkan bahwa kondisi para pengungsi sangat mengenaskan.

Selain tidak mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan. Para pengungsi juga tidak mendapat listrik untuk pencahayaan malam juga kesulitan untuk mendapatkan makanan dan minuman. Anak-anak kecil Rohingya sendiri mengalami gizi buruk dan krisis nutrisi yang serius.

“Seandainya dunia tahu bagaimana mengenaskannya nasib para pengungsi Rohingya, hingga hari ini pemerintah Bangladesh belum memberikan perhatian apa-apa terhadap para pengungsi,” jelas Nicolas seperti yang dikutip oleh Aljazeera.com.

Rumah-rumah para pengungsi hanya dibangun diatas tanah. Yang ketika hujan turun tanah itu menjadi lumpur yang sangat becek. Sedangkan dinding-dinding rumah hanya ditutupi kayu sekedarnya dan plastik-plastik hitam yang dipasang sebagai dinding juga atap rumah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat ini, kondisi cuaca sendiri tidak menentu. Hujan bahkan sering turun didaerah pengungsian. Hal ini, membuat para pengungsi mau tidak mau harus tetap tidur beralaskan lumpur.

Brad Adam salah satu aktivis hak asasi manusia international sendiri menyampaikan rasa keprihatinannya. Adam sangat mengkritisi sikap Pemerintah Bangladesh yang menutup mata terhadap pengungsi Rohingya.

“Tragedi Rohingya adalah tragedi pembantaian etnis yang takkan terlupakan, dan PBB belum juga mengambil tindakan apapun atas apa yang terjadi. Padahal pada saat yang sama, setahun lalu PBB sudah mencairkan dana sebenar 33 milliar US Dollar untuk program sosial pemerintah Bangladesh,” jelas Adam mengkritisi sikap PBB dan Pemerintah Bangladesh yang lambat dalam membantu pengungsi Rohingya.

Hingga hari, pemerintah Bangladesh bahkan sering menyuruh para pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar. Padahal di Myanmar pembersihan (baca:pembantaian) etnis Muslim Rohingya masih terus berlanjut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agar Tak Sia-sia, Matikan TV Mu Di Saat Sahur!
Tulisan selanjutnya Tentara Israel Kembali Tembaki Nelayan Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?