Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim India Diserang Suku Bodo, Puluhan Orang Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juli 2012 09:20
Bagikan
Hindustan Times melaporkan kerusuhan terjadi di daerah pemukiman mayoritas Muslim
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 30 orang tewas dalam bentrokan yang terjadi antara Muslim India dan suku Bodo di daerah pegunungan Assam dekat perbatasan India-Bangladesh.

Bentrokan tersebut telah berlangsung selama beberapa hari dan sebagaian besar korban tewas akibat luka bacokan golok, lapor Reuters Selasa (24/7/2012), yang mengutip keterangan para pekerja kemanusiaan yang telah melihat kondisi mayat.

Polisi memulai tembakan ke arah massa yang melakukan pembakaran di distrik Kokrajhar.

Menurut laporan Reuters, kerusuhan terjadi di Kokrajhar yang didominasi oleh penduduk suku Bodo, sementara Hindustan Times melaporkan kerusuhan terjadi di daerah pemukiman mayoritas Muslim.

Hindustan Times menyebut 50.000 orang meninggalkan rumah-rumah mereka di distrik Kokrajhar, Chirang dan Dhubri, tempat terjadinya bentrokan antara Muslim dan Bodo. Ketegangan terjadi akibat sengketa lahan yang sudah berlangsung sejak lama di daerah kaki Pegunungan Assam itu. Bentrokan pecah sejak Jumat lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reuters melaporkan, Selasa pagi ratusan orang pria bersenjatakan tombak, kayu dan batu menyerang kereta api yang melintas di Kokrajhar, sehingga melukai sejumlah penumpang. Sementara itu di tempat lain, beberapa orang terluka akibat peluru yang ditembakkan aparat untuk membubarkan kerumunan sekitar 400 orang, kata seorang pejabat senior polisi.

Reuters melaporkan, sejak beberapa tahun belakangan suku-suku di India yang beragama Hindu dan Kristen gencar melancarkan serangan anti-imigran dan anti-Muslim atas penduduk asal Bangladesh. Suku Bodo dan Muslim (yang kebanyakan etnis Bengali) beberapa kali terlibat bentrok mematikan sejak tahun 1950-an. Sekitar 2.000 orang yang sebagian besar Muslim tewas dalam sebuah bentrokan yang terjadi sekitar 30 tahun silam di Assam.

Menurut polisi dan pejabat distrik setempat, bentrokan mulai terjadi sejak Jumat malam saat sejumlah pria tidak dikenal membunuh empat pemuda di Korajhar. Menyusul kejadian itu, kelompok suku Bodo menyerang warga Muslim setempat, yang dituding sebagai pelaku pembunuhan.

Kerusuhan yang melanda dusun-dusun di tiga distrik telah menghancurkan setidaknya rumah penduduk di 500 desa, kata pejabat polisi yang dikutip Reuters.

Hagrama Mohilary, pimpinan dewan suku di wilayah itu, memperingatkan bahwa bekas pasukan separatis sudah terlibat dalam bentrokan itu untuk membela desa-desa suku Bodo. Mohilary meminta bekas pasukan pemberontak itu meletakkan senjata, sebab mereka seharusnya menjadi pemantau gencatan senjata.

Seorang polisi senior yang tidak mau disebutkan namanya kepada Reuters mengatakan, suku Bodo menembaki desa-desa Muslim yang terletak dekat perbatasan Bhutan pada Senin malam. Menurut keteranganya, tidak ada korban yang dilaporkan dalam peristiwa itu.

Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri berjanji akan menurunkan pasukan guna meredam bentrokan itu, lapor Hindustan Times.

Organisasi mahasiswa Bodo dikabarkan bersedia berdialog dengan organisasi mahasiswa minoritas untuk melakukan dialog terkait kerusuhan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keutamaan Ramadhan dan Alumni Madrasah Setan
Tulisan selanjutnya Ramadhannya Khatib As Syarbini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?