Hidayatullah.com—Arab Saudi berhasil mengumpulkan sumbangan hampir USD32,5 juta pada hari pertama kampanye penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Suriah.
Kantor berita Sadi SPA hari Rabu (24/7/2012) melaporkan, menurut keterangan panitia kampanye nasional untuk Suriah, uang tunai yang berhasil dikumpulkan pada hari pertama (Senin) mencapai SR121.771.811 atau sekitar US$32,5 juta.
Sumbangan tidak hanya berasal dari warga masyarakat, melainkan juga dari para petinggi negeri.
Raja Abdullah mendukung kampanye itu dengan memberikan sumbangan SR20 juta (US$5,3 juta), Pangeran Mahkota Salman bin Abdulaziz memberikan SR10 juta (US$2,6 juta) dan Alwaleed Foundation SR5 juta.
Menteri dalam negeri Pangeran Ahmad bin Abdulaziz mengatakan, penggalangan dana untuk Suriah berlangsung selama lima hari, sampai hari Jumat besok, tulis Saudi Gazette.
Stasiun televisi Al Ekhbariya melaporkan, lebih dari SR70 juta berhasil dikumpulkan dalam waktu satu jam setelah kampanye penggalangan dana dimulai.
Selain uang tunai, panitia juga menerima sumbangan masyarakat berupa makanan, peralatan medis dan oobat-obatan, pakaian, tenda, selimut dan perhiasan.
Menurut keterangan Mubarak bin Said Al Bakr, ketua panitia, sumbangan berupa barang-barang berharga seperti perhiasan, emas, mobil, properti dan alat medis akan diterima di tempat khusus yang disediakan oleh kantor gubernuran setempat, lapor Arab News.
Pimpinan dewan direksi Bank NCB Mansur Al Maiman mengumumkan akan memberikan sumbangan 2 juta riyal. Sementara Arab National Bank berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan itu dengan 1 juta riyal.
Ini bukan bantuan kemanusiaan pertama yang diberikan Arab Saudi untuk warga Suriah.
Pekan lalu para pengusaha Saudi mengirimkan rombongan truk pengangkut bahan makanan ke Yordania untuk para pengungsi Suriah. Konvoi kendaraan terdiri dari 13 truk berisi 312 ton bahan makanan, termasuk 10.000 paket sembako. Sumbangan disalurkan lewat Bulan Sabit Merah Saudi, lapor Saudi Gazette.
Islamic Relief yang berpusat di Saudi (IIROSA) bersama Bulan Sabit Merah memberikan bantuan berupa tempat tinggal, bantuan medis dan makanan untuk para pengungsi Suriah yang berada di Libanon.
Presiden Bulan Sabit Merah Saudi Pangeran Faisal bin Abdullah bertemu dengan para sejawatnya dari Libanon, Turki dan Yordania untuk membahas distribusi dan suplai bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Suriah di negara masing-masing.
Hampir setengah juta rakyat Suriah meninggalkan kampung halamannya untuk menyelamatkan diri dengan pergi ke negara tetangga seperti Turki, Libanon dan Yordania.
Hal yang menarik pula, warga Saudi mengajak serta anak-anak mereka menuju tempat pengumpulan sumbangan untuk Suriah. Bahkan ada orangtua yang sengaja mendadani anaknya dengan pakaian bermotif bendera Suriah.*