Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Jerman Beda Pendapat Soal Innocence of Muslims

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2012 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para politisi di Jerman mengungkapkan pendapat yang berbeda tentang larangan pemutaran film “Innocence of Muslims” oleh kelompok sayap kanan di Berlin.

Jerman harus melarang penayangan film tersebut, kata Wolfgang Bosbach dari Partai Kristen Demokrat kepada stasiun radio Jerman Bayerischer Rundfunk, Senin pagi (17/9/2012).

“Kita tidak berurusan dengan lubang hukum di sini, karena bahkan kebebasan berekspesi dan kebebasan artistik ada batasnya,” kata Bosbach, pakar urusan dalam negeri.

Bosbach menambahkan, kelompok yang ingin menayangkan film itu ingin menyulut kerusuhan sehingga “mereka bisa berkata, ‘Lihat, begitulah Muslim yang sesungguhnya. Mereka semua brutal.’”

Menteri Dalam Negeri Hans-Peter Friedrich dan Menteri Luar Negeri Diego Westerwelle sudah mengatakan bahwa mereka menentang pemutaran film itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya dengan Deutsche Welle hari Ahad (16/9/2012), Wakil Ketua Partai Pro Deutschland (Pro Jerman) Alfred Dagenbach agak sedikit mengelak. Dia mengatakan, partainya –yang mengundang Terry Jones pendeta asal Florida, Amerika Serikat, pelaku pembakaran al-Qur`an datang ke Berlin– belum membuat keputusan akhir apakah akan mempertontonkan film itu atau tidak.

Dagenbach mengatakan bahwa “orang seharusnya tidak ikut-ikutan, antara lain karena menurut saya video itu sangat primitif seperti halnya penggambaran Kristen yang kita lihat datang dari dunia Arab.”

Para politisi dar Partai Hijau dan Social Demokratik setuju bahwa film tersebut “hambar”, tetapi mereka tidak ingin pemerintah melarang penayangannya.

Film itu tidak mengandung “konten ilegal,” kata sekretaris parlemen dari Partai Hijau Volker Beck kepada koran Tageszeitung pada hari Senin, seperti dikutip Deutsche Welle (17/9/2012).

Namun, meurut Menteri Kehakiman Sabine Leutheusser-Schnarrenberger dari partai liberal FDP, masyarakat Jerman harus berdiri menentang para provokator anti Islam.

“Mereka yang merendahkan agama kepercayaan orang lain seperti ini dengan menggunakan kebebasan berekspresi (sebagai alasan) jelas-jelas bertujuan untuk provokasi,” kata Leutheusser-Schnarrenberger kepada Passauer Neuen Presse, Senin (17/9/2012), dikutip Deutsche Welle.

Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel sudah menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan pendeta Terry Jones masuk ke negaranya untuk menghadiri penayangan film “Innocence of Muslims” yang akan digelar oleh Partai Pro Deutschland (Pro Jerman).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kalau Syiah Punya Kesempatan, Mereka Pasti Memberontak”
Tulisan selanjutnya Yuke Sumeru: Soal Foke-Jokowi, Kembali ke Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?