Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

“Kalau Syiah Punya Kesempatan, Mereka Pasti Memberontak”

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 September 2012 09:12 9:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 September 2012 09:12
Bagikan
Bagikan

AHAD, 16 September 2012 lalu, Indonesia kedatangan ulama Salafi, Ahlus
Sunnah asal Yordania, Syeikh Ali Hasan bin Abdul Hamid al-Halabi. Seorang murid
dari ahli hadits, Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, rahimahullah.

Di sela waktunya yang padat, beliau menyempatkan diri diwawancarai wartawan hidayatullah.com, Surya Fachrizal Ginting. Usai menyantap sarapan pagi sebelum mengisi Tabligh Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta. Beliau menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lugas dan ramah. Berikut petikannya.

Bagaimana pandangan Anda terhadap revolusi yang terjadi di negara-negara Arab belakangan ini?

Sebenarnya saya telah menulis hal itu dalam kitab saya Da’wah Salafiyah al-Hadiyah, Wa Mauqifuha Bainal Fitan al-‘Ashriyah al-Jariyah. Kitab itu membahas dengan lengkap
masalah ini (revolusi, pemberontakan, dan huru-hara, red).

Tapi saya akan memberikan jawaban-jawaban singkat akal hal ini. Saya katakan, kami menolak revolusi dan menolak keluar dari ketaatan terhadap pemimpin yang masih Muslim. Bersamaan dengan itu saya juga tidak setuju dengan negara-negara (yang mayoritas berpenduduk Islam) yang tidak menerapkan hukum Allah dan (penguasanya) melakukan perusakan.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Karena itu, kami tidak menginginkan berbagai kekerasan terjadi di negeri-negeri lain yang (saat ini) selamat dari hal itu.

Bagaimana dengan yang terjadi di Suriah?

Saya tidak mengatakan hal itu berlaku untuk yang terjadi di Suriah. Apa yang terjadi di Suriah berbeda dengan yang terjadi di tempat lain. Alasan pertama, pemerintah Suriah itu kafir. Dan yang kedua, yang terjadi di Suriah adalah pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang kafir terhadap orang-orang Islam.

Syeikh, Apa pendapat Anda tentang Syiah di negeri ini dan di sejumlah Negara? Benarkah Syiah selalu ingin melakukan revolusi?

Fitnah Syiah fitnah yang sangat berbahaya terhadap negeri, juga terhadap negeri (Indonesia) ini. Saat ini, mereka menganggap zaman ini sebagai zaman mereka. Tadinya mereka bersembunyi, kini mereka menunjukkan taring-taringnya.

Bahaya yang ditimbulkan oleh Syi’ah terhadap Islam sangat besar. Mereka berusaha melakukan pemberontakan dan huru-hara di mana-mana. Tapi kita tidak ingin membalas kerusakan dengan kerusakan. Bagi kita, kesesatan mereka telah jelas.

Cukuplah perkataan pembesar Syi’ah, Ni’matullah al-Jazairi dalam kitabnya al-Anwarul an-Nu’maniyah: … adapun khalifah Abu Bakar, dan Nabi (Muhammad, red) yang khalifahnya (penggantinya) Abu Bakar, maka ia bukan khalifah kami (Syi’ah), bukan pula nabinya nabi kami, dan bukan pula Tuhannya, tuhan kami.

Jika demikian, mereka adalah Majusi walau mereka menganggap diri mereka pecinta Ahlul Bait. Padahal kita sangat mencintai Ahlul Bait, dan kedudukan Ahlul Bait sangat tinggi di hati-hati kita. Tapi cinta kita kepada Ahlul Bait adalah cinta yang murni, sedang cinta mereka kepada Ahlul Bait adalah tameng untuk menutupi kesesatan mereka.

Maka, waspadalah kalian terhadap bahaya Syi’ah. Waspadalah akan mereka. Karena mereka sangat berbahaya untuk umat dan negara. Kalau mereka punya kesempatan, mereka pasti memberontak dan membuat huru-hara. Hal itu telah terjadi di Libanon, di Iraq, bahkan saya tidak ingin hal itu (akan terjadi) di Teheran, Iran. Yang di sana dikabarkan tidak ada satu pun masjid Ahlus Sunnah.

*****

Untuk baca wawancara lebih lengkap, baca majalah Suara Hidayatullah edisi Oktober 2012.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kang Jalal Bantah Dakwah Syiah Menghujat Sahabat
Tulisan selanjutnya Politisi Jerman Beda Pendapat Soal Innocence of Muslims

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?