Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Alumni Mavi Marmara, Politisi Arab Israel Dilarang Ikut Pemilu

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2012 15:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga pemilihan umum Zionis Israel hari Rabu (19/12/2012) melarang seorang anggota parlemen keturunan Arab Palestina untuk ikut kembali dalam pemilu Januari mendatang, karena pernah turut serta dalam rombongan kemanusiaan Palestina bersama kapal Mavi Marmara.

Haneen Zoabi (Hanin Zoubi) rencananya akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, walaupun pengadilan Zionis kerap mengalahkan tuntutan polisi Arab yang dilarang ikut pemilu.

Komite Pusat Pemilu Israel melakukan pemungutan suara untuk menjegal keikutsertaan Zoabi dalam pemilu 2013 dengan 19 suara mendukung larangan pencalonan diri wanita Arab itu. Hanya satu yang abstain dan 9 lainnya menolak larangan tersebut.

Zoabi berada di atas kapal mavi Marmara saat pasukan angkatan laut Zionis menyerang rombongan kemanusiaan Gaza Freedom Flotilla akhir Mei 2010 di perairan Gaza. Sembilan orang warga Turki meninggal dunia dalam serangan itu dan puluhan aktivis dari berbagai negara lainnya terluka.

Komite pemilu mendiskualifikasi Zoabi dengan dua alasan, yaitu ia dianggap “menolak eksistensi negara Yahudi Israel dan mendukung negara musuh atau organisasi teroris yang terlibat dalam konflik dengan Israel,” kata Giora Pordes jurubicara komite pemilu dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota parlemen Israel dari kelompok tengah dan kiri menentang diskualifikasi Zoabi itu.

“Kita tidak boleh menolak pencalonan diri orang yang tidak sepaham dengan kita,” kata Nitzan Horowitz dari partai aliran kiri Meretz.

Zoabi adalah seorang anggota partai kecil, Balad, di parlemen Israel yang berkeyakinan bahwa negara itu tidak seharusnya menyatakan sebagai sebuah negara Yahudi, yang dipandangnya sebagai diskriminasi terhadap minoritas Arab.

Warga keturunan Arab yang tinggal di daerah-daerah yang dikuasai Zionis sekarang ini jumlahnya mencapai 20% dari total populasi Israel. Mereka adalah orang-orang Palestina dan keturunannya yang terjebak perang saat negara Yahudi diproklamirkan tahun 1948.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Manolak Imbalan 1000 Dinar
Tulisan selanjutnya MUI Balikpapan Himbau Masyarakat Pilih Bakso Bersertifikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?