Hidayatullah.com—Seiring dengan krisis ekonomi di Yunani yang belum kunjung selesai, orang miskin baru dari kalangan menengah semakin bertambah. Mereka pun terpaksa meminta makan dari dapur umum gereja.
Dilansir Euronews (27/12/2012), Gereja St Emilian di ibukota Athena menyediakan sup gratis setiap hari.
Hidangan terdiri dari makanan pembuka, utama dan penutup disajikan di sebuah warung tradisional Yunani milik sebuah keluarga yang terletak tidak jauh dari gereja.
Pendeta Nicolas Argyropoulos mengatakan bahwa gerejanya bertanggungjawab untuk memberikan makan mereka yang membutuhkan.
“Malangnya sekarang ini kita melihat banyak ‘orang miskin baru’. Orang-orang yang memiliki rumah, mobil, barang-barang mewah dan pekerjaan. Suatu hari mereka kehilangan pekerjaan dan terpaksa berjuang untuk membayar (cicilan) rumah dan kendaraan mereka. Rumah dan kendaraan tentu saja tidak bisa masuk pinggan untuk dimakan oleh anak-anak mereka. Jadi, kami bertanggungjawab juga untuk menolang orang-orang ini. Mereka itu orang-orang yang sangat angkuh.”
Yunani akan memasuki tahun keenam resesi. Pemutusan hubungan kerja, pemotongan gaji, pajak tinggi sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Pertumbuhan ekonomi secara kumulatif menyusut 24 persen sejak tahun 2008.
Ibukota Yunani, Athena, adalah satu-satunya ibukota negara Eropa yang hingga kini belum mengizinkan umat Islam untuk mendirikan masjid.*