Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hanya 9 Persen Warga Amerika Simpati Pada Palestina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2013 07:35 7:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2013 07:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Data baru menunjukkan bahwa 55% orang Amerika memberikan simpatinya kepada Israel, jauh lebih besar daripada mereka yang bersimpati kepada Palestina 9%, dan sebagaian besar ingin Amerika Serikat menjauhi konfik Palestina-Israel.

Dilansir Russia Today (18/3/2013), 36% responden dalam jajak pendapat ABC News / Washington Post mengatakan mereka tidak bersimpati kepada Israel maupun Palestina. Namun kalaupun mereka harus memilih, maka orang yang menyatakan berpihak pada Israel jumlahnya mencapai 86%.

Angka itu menunjukkan dukungan yang mencolok dari rakyat AS terhadap negara Zionis Yahudi, sejak hal serupa pertama kali ditanyakan kepada publik AS pada tahun 1980-an.

Meskipun 64% respoden berpihak kepada salah satu negara, dua pertiga dari mereka menyatakan ingin agar AS menjauhi konflik itu.

Sementara dari kalangan responden yang tidak memilih kedua negara, jumlah responden yang ingin AS menjauhi konflik Palestina-Israel mencapai 70%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jajak pendapat lain yang dirilis Gallup pada hari Jumat menunjukkan konsistensi temuan dari jajak pendapat ABC News tersebut. Di mana Gallup mendapati 64% rakyat Amerika memberikan simpatinya kepada Zionis Yahudi. Angka itu naik dari 60% dari survei pada tahun 2010. Bandingkan dengan hanya 12% responden yang bersimpati kepada Palestina.

Sejak Gallup menanyakan hal serupa tahun 1988, simpati rakyat Amerika yang diberikan kepada Zionis Yahudi Israel terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Hasil kedua jajak pendapat tersebut dirilis menjelang keberangkatan Presiden AS Barack Obama ke Israel.

Namun meskipun simpati warga AS kepada Zionis Israel terus meningkat dari waktu ke waktu, tidak demikian sebaliknya.

Simpati warga Zionis Yahudi menurun kepada AS, sebab Obama dinilai gagal mempertahankan hubungan baik Washington-Tel Aviv yang terjalin sejak dulu. Misalnya, sebelum terpilih Obama tidak pernah duduk bersama dengan para wartawan Zionis Israel hingga Juli 2010.

Tahun 2009 Jerusalem Post melaporkan, hanya 4% Yahudi Israel yang memandang Obama sebagai pendukung Zionis, sementara 51% lainnya yakin Obama lebih pro-Palestina.

Jennifer Rubin dari Washington Post mengatakan, rakyat Zionis Israel terkejut saat Obama yang dianggap “orang yang tidak bersahabat terhadap mereka” terpilih menjadi presiden Amerika Serikat.

Dalam laporan surveinya, ABC News mengatakan, dalam masalah proses perdamaian, kelompok-kelompok agama, pastisan dan ideologi (66-70 persen) berpendapat Palestina dan Israel dibiarakan melakukan perundingan damainya sendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekali lagi, Perhatikanlah Siapa Teman di Sekelilingmu!
Tulisan selanjutnya KurangTerurus, Masjid An Nur Butuh Bantuan Pembaca

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Berita
12 September 2026 17:00
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?