Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekolah-Sekolah Dasar di Belanda Ternyata Rasis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2013 20:04 8:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2013 20:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di Belanda, negara yang tokoh-tokoh dan medianya kerap menuding negara-negara Asia dan Afrika melakukan pelanggaran HAM dan sengit terhadap imigran Muslim di Eropa, serta mencitrakan negerinya sebagai negara pengusung HAM dan pluralitas, ternyata lembaga-lembaga pendidikan dasarnya menerapkan kebijakan rasis.

Sekolah-sekolah dasar secara struktural menolak untuk menerima anak-anak berlatarbelakang etnis minoritas sebab mereka takut hal itu akan menurunkan nilai tes siswa yang berpengaruh pada penilaian performa sekolah. Demikian dikatakan para pakar dari institut multikultural Forum dilansir media Belanda Trouw yang dikutip Dutch News Jumat (26/4/2013).

Sekolah-sekolah takut anak-anak yang tidak berbahasa Belanda sebagai bahasa utamanya, dan “terbelakang” dalam hal-hal lainnya, akan berdampak negatif terhadap skor Cito, kata Forum. Sebagian besar murud sekolah dasar mengambil ujian Cito di tahun terakhir pendidikan mereka. Skor Cito yang diraih anak-anak itu menentukan penilaian baik/buruk performa sekolah mereka.

Selain takut mutu sekolahnya dianggap jeblok, sekolah juga tidak ingin kelihatan terlalu “hitam” dikarenakan banyak siswa mereka yang berkulit hitam. Pemandangan “hitam” itu, akan mengurangi minat orangtua murid berkulit putih untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah dasar tertentu, imbuh Forum.

“Ini tidak baik untuk integrasi dan kita akan berujung dengan masyarakat yang paralel,” kata Forum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penelitian mengenai sikap sekolah dasar terhadap aak-anak kulit berwarna di Belanda itu dilakukan oleh KBA (lembaga penelitian tentang pendidikan dan pelatihan kejuruan dan pasar tenaga kerja) biro Nijmegen yang melibatkan wawancara dengan puluhan orangtua dan 12 kepala sekolah serta pegawai pemerintah, lapor Trouw.

Zeki Arslan, pakar pendidikan di Forum kepada Trouw mengatakan bahwa meskipun penelitian itu kecil, namun keluhan mengenai diskriminasi dalam pendidikan di Belanda sudah berlangsung setidaknya 25 tahun.

Menurut Arslan penelitian itu menunjukkan bahwa para praktisi pendidikan juga mengetahui kalau diskriminasi itu terjadi secara struktural. Dan hal itu, kata Arslan, “terjadi di sebuah negara di mana kita memiliki kebebasan untuk memilih pendidikan.”

“Saya berharap penelitian kecil ini akan menggiring kementerian untuk menggelar proyek penelitian yang lebih besar,” imbuhnya.

PO-Raad, asosiasi dewan sekolah, mendukung sikap Forum. Jurubicaranya mengaku bahwa organisasinya juga mendengar sinyal serupa. “Dan jika ini terjadi, maka hal itu tidak dapat diterima,” ujarnya.

Sekitar 12% sekolah-sekolah dasar di Belanda menampung lebih dari 50% murid berlatarbelakang etnis minoritas. Di mana para orangtua muris etnis minoritas mengalami kesulitan besar untuk mendaftarkan anak mereka di sekolah orang kulit putih, lapor Trouw.

Kesulitan itu itu berkisar dari perasaan tidak diterima oleh sekolah dan penghuninya, hingga harus masuk dalam daftar tunggu yang sangat lama. Dalam banyak kasus, orangtua murid etnis minoritas disuruh mendaftar ke sekolah “campuran” yang banyak kendala bahasa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Bertopeng Serang Istana Presiden Mesir
Tulisan selanjutnya Saudi Banjir, Dua Pria Selamat dengan Memeluk Pohon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?