Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pabrik iPhone Dituding Peras Tenaga Buruh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2013 12:09 12:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2013 12:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China Labor Watch hari Senin (29/7/2013) menuding salah satu pabrik pembuat iPhone untuk Apple Inc tidak membayar upah buruh dan memaksa pekerjanya bekerja berlebihan.

CLW mengatakan bahwa Pegatron Corp melakukan pelanggaran atas hukum dan janji Apple tentang kondisi pekerjanya.

Dalam pernyataannya, Apple berjanji akan menyelidiki tuduhan yang dialamatkan ke Pegatron dan menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan para pekerjanya.

CLW mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan di dua pabrik di Shanghai dan satu pabrik di Suzhou, yang mempekerjakan total 70.000 orang. Pelanggaran yang ditemukannya antara lain diskriminasi terhadap perempuan dan etnis minoritas, jam kerja berlebihan, kondisi tempat, kesehatan dan keamanan yang buruk serta masalah polusi.

Laporan CLW mengatakan, Pegatron menggarap produk iPhone 4, iPhone 4S dan iPhone 5 untuk Apple Inc.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak Apple membenarkan satu tuduhan pelanggaran yang disebutkan CLW, yaitu kartu identitas sejumlah pekerja ditahan oleh pihak manajemen. Apple mengaku telah meminta Pegatron menghentikan tindakan itu.

CLW mengatakan, mayoritas pekerja bagian produksi di Pegatron bekerja selama 66-69 jam perminggu, jauh di atas batas legal yang ditetapkan pemerintah China 49 jam perminggu. Tidak hanya itu, buruh dipaksa untuk memalsukan jam kerja di kartu hadir untuk menutupi pelanggaran tersebut.

CLW juga mengatakan, Pegatron melakukan diskriminasi dengan tidak menerima pegawai di bawah usia 35 tahun dan orang-orang asal etnis Hui, Tibet serta Uighur.

Pegatron juga menyuruh pekerjanya membuang air yang mengandung bahan polutan kimia berbahaya hasil dari proses pemotongan ke saluran pembuangan.

Kantor Apple di Curpentino, California mengatakan akan mengirim auditor ke tiga pabrik Pegatron pekan ini untuk menyelidiki klaim CLW tersebut, lansir Associated Press.

Apple mengatakan, berdasarkan audit internalnya, pekerja Pegatron bekerja rata-rata 46 jam perminggu untuk menggarap produk-produk Apple.

Pegatron didirikan tahun 2008. Perusahaan Taiwan itu membuat komputer personal dan notebook, televisi LCD, peralatan sistem nirkabel dan pita lebar, serta produk lainnya.

“Kami menanggapi tuduhan ini secara serius,” kata CEO Pegatron Jason Cheng dalam pernyataannya, dan berjanji akan segera menyelidiki masalah itu serta mengoreksinya agar sesuai peraturan yang berlaku.

Sebelumnya perusahaan supplier Apple asal Taiwan yang lain juga dikecam karena berbagai kasus pelanggaran hak buruh. Foxconn, sebuah unit Hon Hai Precision Industry Co, mendapat sorotan tajam setelah banyak kasus bunuh diri buruh akibat berbagai tekanan dan kondisi pekerjaan yang buruk.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Diharapkan Menuntut Densus 88
Tulisan selanjutnya 5.100 Orang Palestina Berada dalam Penjara Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?