Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Bebaskan Penjahat Kelas Kakap Jika Bersedia Ikut Perang di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Desember 2016 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2016 07:28
Bagikan
Poster pemimpin Syiah Iran Ayatullah Khamenei, Bashar Al-Assad, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Iran mengampuni sejumlah penjahat kelas kakap dan membebaskannya dari penjara setelah mereka menyatakan bersedia diterjunkan dalam perang di Suriah, lapor media setempat.

Al-Hissar News, situs berita online pemerhati kabar seputar HAM tahanan dan narapidana Iran, mengunggap bagaimana Teheran membujuk rayu narapidana Iran dan Afghanistan dengan janji pengampunan hukuman jika mereka kembali dengan selamat dari medan perang di Suriah, lapor Alarabiya (10/12/2016).

Menurut sumber, pihak berwenang penjara di Iran mengkonfirmasi bahwa narapidana yang bersedia ikut perang di Suriah akan dianggap sebagai “martir”, serta imbalan dan tunjangan-tunjangan lain diberikan kepada keluarganya jika mereka terbunuh dalam pertempuran di garis depan.

Ribuan tentara pemerintah dan milisi Iran telah tewas dalam perang di Suriah, menunjukkan dengan jelas keterlibatan mendalam negeri Syiah itu dalam membantu rezim Damaskus pimpinan Bashar Al-Assad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain menjaring tentara bayaran dari kalangan narapidana, Teheran juga diam-diam merekrut ratusan orang Iraq, Pakistan dan Afghanistan untuk diikutkan berperang bersama tentara pemerintah Suriah.

Seorang narapidana penjara Rajaai Shar Karj, yang menolak diidentifikasi dengan alasan keamanan, mengatakan para narapidana dilarang mengungkapkan keinginan mereka untuk ikut berperang di Suriah atau menjelaskan mengapa mereka mendapatkan pengampunan hukum, lapor media Iran tersebut.

“Ibu saya menolak keras ide untuk menjadi sukarelawan dan berkata biar Khamenei dan Rafsanjani mengirim anak-anaknya sendiri, bukan para narapidana yang putus asa dan orang-orang Afghanistan,” kata narapidana itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 200 Orang Suku Wana Ikrarkan Dua Kalimat Syahadat
Tulisan selanjutnya Apresiasi Aksi 212, Rabbani: Bersatunya Jutaan Muslim Menggetarkan Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?