Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Baru Iran Janjikan Hubungan Erat dengan Rezim Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2013 10:49 10:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2013 10:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hassan Rouhani dilantik menjadi presiden ketujuh Iran, dia menjanjikan hubungan yang tetap erat dengan rezim Bashar al-Assad di Suriah.

Setelah mendapatkan restu dari pemimpin spiritual tertinggi Syiah Iran Ayatullah Ali Khamenei pada hari Sabtu, Rouhani mengucapkan sumpah jabatannya di depan parlemen di Teheran hari Ahad (4/8/2013).

Terpilihnya Rouhani dalam pemilu bulan Juni lalu cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, politisi senior berusia 64 tahun itu dikenal berpandangan lebih moderat dibanding rekan-rekannya yang lain terutama dijajaran para pemimpin spiritual Syiah yang menjadi penguasa Iran sebenarnya.

Merombak tradisi Iran, Rouhani mengundang para pejabat negara asing untuk menghadiri pelantikannya. Dalam pidatonya dia juga meminta agar sanksi-sanksi yang ditimpakan kepada Iran diangkat dan meminta respek dari masyarakat internasional, lansir Euronews.

Dalam pidato pelantikannya, Rouhani menegaskan hubungan baik dengan rezim Syiah Alawi di Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ditujukan kepada Perdana Menteri Suriah Wael al-Halqi yang hadir dalam pelantikannya, Rouhani mengatakan, “Tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat menggoyahkan hubungan yang solid, strategis dan historis, yang mengikat kedua negara dalam persahabatan.”

“Hubungan Suriah-Iran berdasarkan pada saling pengertian dan persamaan nasib,” imbuh Rouhani dikutip kantor berita pemerintah Suriah.

Presiden baru Iran pengganti Mahmud Ahmadinejad itu berjanji akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah dan rakyat Suriah guna mengembalikan stabilitas dan upaya reformasi negara itu dalam rangka mengakhiri krisis.

Menanggapi pernyataan Rouhani itu, Perdana Menteri Suriah Wael al-Halqi mengatakan, kedua negara “akan menghadapi konspirasi Barat, Amerika Serikat dan antek mereka di kawasan itu, yang berupaya memperlemah poros perlawanan.”

Suriah dan Iran menjadi sekutu dekat sejak invasi Presiden Iraq Saddam Hussein di tahun 1980. Pemerintah Syiah di Damaskus dengan terbuka menyatakan dukungannya untuk pemerintah Syiah di Teheran dalam perang melawan Iraq yang ketika itu dipimpin oleh Saadam Hussein yang merupakan seorang Muslim (Sunni).

Setelah Saddam Hussein tumbang oleh invasi Amerika Serikat tahun 2003, dan Washington menaikkan para politisi Syiah ke puncak kekuasaan di Iraq lewat rekayasa pemilihan umum, pemerintah Syiah Baghdad kini juga menjadi sekutu pemerintah Syiah Teheran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Detik-detik Menegangkan di al-Quds
Tulisan selanjutnya Takut Rakyat, Raja Maroko Batalkan Pengampunan Pedofil Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?