Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Universitas Oslo Tolak Anders Breivik Jadi Mahasiswanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2013 11:44 11:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2013 11:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemuda Kristen anggota Freemason asal Norwegia penjagal puluhan orang dan melukai puluhan lainnya, Anders Behring Breivik, ditolak oleh Universitas Oslo untuk mengikuti perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi itu.

“Kesimpulannya adalah bahwa Breivik dinilai tidak mencukupi kualifikasi untuk mulai mengikuti kuliah ilmu politik,” kata Rektor Universitas Oslo Olle Peter Ottersen kepada AFP Selasa (6/8/2013).

Menurut Ottersen, surat standar berisi penolakan atas pendaftaran Anders Breivik telah dikirimkan kepada yang bersangkutan.

Sejumlah staf dan pengajar di Universitas Oslo dikabarkan menolak pendaftaran yang diajukan Breivik tersebut. Sebagian bahkan menyatakan akan menolak jika harus melakukan kontak dengan pemuda yang kini berusia 34 tahun itu.

Di Norwegia, pihak universitas memilih calon-calon mahasiswa mereka berdasarkan nilai tertentu, yang didapat dari hasil ujian akhir sekolah menengah. Dari tahun ke tahun nilai yang ditetapkan itu berubah-ubah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat ini Breivik hanya berpendidikan sekolah menengah. Menurut pengacaranya Vibeke Hein Baera, pemuda itu ingin melanjutkan pendidikan selama mendekam dalam penjara.

“Dia mengumpulkan nilai agar dapat masuk universitas. Musim panas ini dia belajar matematika dan tentu saja dia harus belajar bidang studi lainnya untuk memenuhi syarat,” kata Hein Baera kepada AFP.

Pemuda Kristen teroris itu melakukan peledakan bom di daerah pusat pemerintahan di Oslo pada 22 Juli 2011. Tidak lama kemudian di melakukan penembakan massal di Pulau Utoeya. Sebelum melakukan serangan itu Breivik membuat pernyataan menentang perkembangan Islam di Eropa. Dia hanya diganjar hukuman penjara 21 tahun untuk menebus 77 nyawa orang yang dibunuhnya dan puluhan orang lain yang terluka. Hukuman baru bisa diperpanjang nantinya, bila dia dianggap masih berbahaya.

Mengaku tidak menyesal dengan perbuatannya, Breivik berulang kali menyerukan ideologinya menentang apa yang disebutnya sebagai multikulturalisme di Eropa.

Sebelumnya diketahui, dan juga diakui Breivik, dia melakukan kontak dengan para aktivis anti-Islam di Amerika Serikat –antara lain Pamela Geller– dan mengaku mengagumi orang-orang seperti Geller dan politisi anti-Islam Belanda Geert Wilders.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Prancis Tawarkan Jasa Menyusui Bayi Pasangan Gay
Tulisan selanjutnya 4 Madzhab 1 Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Berita
25 Juni 2026 11:39
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?