Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi Paksa Bisnis Lokal untuk Tidak Berdagang dengan Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Juli 2020 16:19 4:19 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Juli 2020 17:00
Bagikan
Atrium antik dengan beberapa toko dan penjual barang tradisional di Istanbul, Turki pada 30 Maret 2014.
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi telah menekan bisnis-bisnis lokal untuk tidak bertransaksi dengan Turki dan industrinya dalam upaya untuk meningkatkan boikot tidak resminya. Penahanan truk-truki yang membawa produk dari Turki telah meningkatkan ketegangan antara kedua negara lapor laman Middle East Monitor (Memo).

Menurut Middle East Eye, mengutip informasi dari pejabat Turki, kerajaan Arab Saudi telah mencegah truk yang membawa buah dan sayur-sayuran segar melintasi perbatasan Saudi.

“Pihak berwenang yang terkait telah menghubungi Saudi tentang masalah ini,” kata salah satu pejabat, yang berbicara dalam kondisi anonym. “Menteri perdagangan telah melakukan panggilan telepon dengan rekan Saudinya,” tambahnya.

Surat kabar Turki, Dunya, juga melaporkan bahwa pemerintah Saudi telah menghubungi bisnis perseorangan dan memerintahkan mereka untuk tidak berdagang dengan perusahaan Turki atau membeli produk buatan Turki. Pemerintah akan menjatuhkan denda kepada perusahaan manapun yang mengabaikan perintah ini.

“[Arab Saudi] tidak dapat secara resmi mengungkapkan kebijakan ini karena sanksi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),” tambah surat kabar itu. “Anda bahkan tidak bisa menjual barang Turki dari Jerman karena mereka tidak menginginkan apapun yang memiliki cap ‘buatan Turki’.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kerajaan juga telah membatalkan kontrak kerja warga negara Turki berpangkat tinggi yang bekerja di dalam negara Teluk itu. Turki sedang mempertimbangkan pengaduan sengketa formal ke WTO dan mencari kompensasi jika hal ini terus berlanjut.

Beberapa tahun terakhir, hubungan antara Turki dan beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah sangat tegang karena perbedaan dalam tujuan dan inisiatif kebijakan luar negeri. Sementara Turki mendukung oposisi di Suriah dan pemerintah yang didukung PBB di Libya, misalnya, Arab Saudi dan sekutu regionalnya memiliki hubungan yang lebih hangat dengan rezim Suriah dan mendukung Marsekal Lapangan pemberontak Khalifa Haftar di negara Afrika Utara itu.

Masalah lain antara Ankara dan Riyadh adalah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di pengasingan pada Oktober 2018, yang terjadi di dalam konsulat Saudi di Istanbul. Sementara Arab Saudi telah membantah tanggung jawab resmi atas pembunuhan itu dan menyalahkan para oknum jahat, Turki telah memberikan bukti yang, menurutnya, membuktikan bahwa pembunuhan diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammad Bin Salman.

Bulan ini, Turki mengajukan 20 tersangka ke pengadilan, yaitu mereka yang menjadi bagian dari pasukan pembunuh Saudi yang membunuh Khashoggi. Contoh-contoh kecil dari persaingan ini telah terlihat ketika, misalnya, Pangeran Faisal Bin Bandar Bin Abdulaziz menolak untuk minum kopi Turki yang ditawarkan kepadanya tahun lalu.

Pangeran Abdullah Bin Sultan Al Saud kemudian menyerukan boikot terhadap Turki dan produksinya sampai “Ankara meninjau kebijakannya dengan Kerajaan.”  Dalam insiden lain pada tahun lalu, Riyadh memblokir puluhan truk Turki yang membawa produk tekstil dan bahan kimia di perbatasan Kerajaan.

Pihak berwenang Saudi juga telah mengubah istilah “Kekhalifahan Utsmaniyah” menjadi “pendudukan Ottoman” di buku pelajaran sekolah, dan tahun ini menghapus tanda dari jalan Riyadh yang dinamai Sultan Ottoman Suleiman yang Luar Biasa.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Yang Tidak Banyak Diketahui Orang tentang Hagia Sophia
Tulisan selanjutnya Pemuda Hidayatullah Siap Kembangkan Dakwah di NTT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?