Hidayatullah.com--Pembunuhan terhadap pasukan kemanan di Mesir terjadi sejak masa Mubarak, kemudian saat Mursy berkuasa hingga di masa militer berkuasa saat ini.
Bawwabah Al Ahram telah merekam peristiwa pembunuhan pasukan kemanan di Sinai pasca Mubarak, setelah Mursy resmi menjadi pemimpin Mesir pada 30 Juni 2012, pembunuhan terhadap tentara di Sinai sudah terjadi.
- Pada 19 Juli 2012, 2 anggota pasukan Mesir dibunuh di Sinai
- Pada 5 Agustus, 16 penjaga perbatasan dibunuh di waktu berbuka puasa bulan Ramadhan setelah beberapa pekan Mursi terpilih jadi presiden.
- 22 Mei 2013, 3 polisi dan 4 tentara berhasil dibebaskan setelah mereka ditawan.
- Pembunuhan terhadap tentara Mesir di Sinai berlanjut setelah kekuasaan Mursy diambil alih oleh militer pada 3 Juli 2013
- 15 Agustus 2013, 6 tentara Mesir terbunuh oleh serangan kelompok bersenjata di Al Arisy utara Sinai.
- 19 Agustus 2013, 25 anggota kemanan Mesir dibunuh dalam satu serangan oleh kelompok bersenjata.
Dan sebagaimana dilansir oleh media bahwa kelompok Ikhwan sendiri juga ikut mengecam peristiwa pembunuhan 25 tentara Mesir yang terjadi pada 19 Agustus 2013 lalu. Lantas siapa ikut bermain di air keruh?*