Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Bulgaria Kecam Kebijakan Asimilasi Keturunan Turki

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 12 Januari 2012 15:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Bulgaria hari Rabu (11/01/2012) mengecam kebijakan asimilasi yang dipaksakan kepada warga keturunan Turki di Bulgaria pada tahun 1980-an saat rezim komunis berkuasa, lansir Today’s Zaman (12/01/2012)

Hal itu merupakan sebuah tindakan yang belum pernah dilakukan lembaga negara Bulgaria.

Pernyataan kecaman tersebut dirancang oleh mantan perdana menteri Bulgaria dan pemimpin Partai Demokrat untuk Bulgaria yang Kuat (DSB) Ivan Kostov.

Asimilasi yang dipaksakan terhadap warga keturunan Turki antara tahun 1984 dan 1989 dikecam sebagai “sebuah bentuk pembersihan etnis yang dilakukan oleh rezim totaliter.”

Deklarasi itu juga menyeru agar orang-orang yang bertanggungjawab atas kebijakan tersebut diseret ke meja hijau.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Upaya menutupinya dengan statuta pembatasan hanya mengalihkan kesalahan dari penjahat yang sebenarnya kepada seluruh rakyat Bulgaria,” tulis deklarasi yang didukung oleh 112 dari 115 anggota parlemen yang hadir dalam pemungutan suara.

Di tahun 1980-an Bulgaria memberlakukan kebijakan asimilasi terhadap warga mnoritas keturunan Turki. Mereka dilarang berbicara dalam bahasa Turki dan dilarang melakukan tradisi budaya Turki.

Menurut laporan post-monitoring oleh Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE) di tahun 2010, selama tahun 1980-an itu, hampir 1 juta etnis Turki menjadi korban “bulgarisasi” dan 850-900 orang keturunan Turki dikirim ke penjara-penjara dan kamp konsentrasi tanpa pernah melalui proses hukum. Antara Mei dan September 1989, sebanyak 350.000 etnis Turki secara paksa dideportasi ke Turki dalam rangka menjadikan Bulgaria sebagai negara dengan etnis tunggal.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masalah Miras Bisa Dimasukkan dalam RUU JPH
Tulisan selanjutnya Kemampuan Otak Mulai Menurun pada Usia 45

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?