Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Malaysia Diizinkan Banding Atas Kata “Allah”

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2013 08:10 8:10 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 23 Agustus 2013 08:10
Bagikan
Para aktivis muslim yang berkumpul di luar Pengadilan Tinggi Malaysia.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Tinggi Malaysia hari Kamis (22/08/2013) mengizinkan pemerintah Malaysia mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan yang membolehkan non-Muslim di negara itu menggunakan kata “Allah” untuk menyebut Tuhan.

Persidangan banding dijadwalkan pada 10 September untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Demikian diberitakan AP.

Pemerintah bersikeras penyebutan “Allah” adalah penyebutan di dalam Islam. Penggunaannya oleh pihak lain akan membingungkan umat Islam.

Perwakilan Katolik Roma mengatakan, pelarangan pemerintah tentang penggunaan “Allah” tidak masuk akal karena penganut Kristen berbahasa Melayu sudah lama juga menggunakan kata itu untuk menyebut Tuhan dalam Alkitab, sastra, dan nyanyian mereka, sebelum pihak berwenang menegakkan larangan tersebut dalam beberapa tahun terakhir .

Gugatan di pengadilan telah berlangsung hampir 6 tahun atas masalah ini, berawal  dari surat kabar Gereja Katolik Roma di Malaysia menggunakan kata “Allah” dalam publikasi bahasa Melayu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan Tinggi hari Kamis memutuskan pemerintah memiliki hak menggugat vonis pengadilan tahun 2009 yang mengizinkan surat kabar itu menggunakan “Allah.”

Larangan pemerintah terhadap penggunaan kata “Allah” bagi non-muslim tetap berlaku sampai proses banding selesai.

Lebih 100 aktivis Muslim berkumpul di luar pengadilan, dengan beberapa berteriak “Allahu Akbar”, setelah Pengadilan Tinggi mengizinkan pemerintah melakukan banding.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU Serahkan Data 12 Yayasan yang Dinilai Berpaham Radikal
Tulisan selanjutnya Menag yakin FPI tidak Akan Mengganti Dasar Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak

Berita
27 Oktober 2026 18:26
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?