Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Europol Rilis Daftar Buronan Wanita Paling Dicari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2019 18:50 6:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2019 18:50
Bagikan
Kampanye Europol "Crime Has No Gender".
Bagikan

Hidayatullah.com—Europol hari Jumat (18/10/2019) merilis nama-nama buronan wanita yang paling dicari, sebagai bagian dari upaya melacak orang-orang pelaku kejahatan paling serius di Eropa.

Kampanye “Crime Has No Gender” (Kejahatan Tak Mengenal Gender) yang dirilis otoritas penegakan hukum Uni Eropa itu mengungkap identitas orang-orang yang paling dicari dari 21 negara anggota UE, yang 18 di antaranya adalah wanita.

Para tersangka yang diburu aparat hukum itu terlibat kasus pembunuhan, perdagangan narkoba dan manusia, kekerasan terhadap anak serta kejahatan finansial.

Termasuk dalam daftar itu adalah Zorka Rogic, yang dicari aparat Kroasia dalam kasus perdagangan narkoba dan senjata, warga Nigeria Jessica Edosomwan yang terlibat dalam jaringan penyelundupan manusia yang membujuk rayu 60 wanita ke Prancis dan menjadikan mereka pelacur, serta warga Polandia bernama Dorota Kazmierska yang mangkir dari hukuman penjara 25 tahun untuk kasus pembunuhan tahun 2008.

“Orang biasanya mengira kejahatan tidak dilakukan oleh para wanita, tetapi sesungguhnya mereka melakukannya dan sama seriusnya dengan kejahatan yang dilakukan oleh kaum pria,” kata jubir Europol Tine Hollevoet kepada kantor berita AFP seperti dilansir DW.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kampanye interaktif di website Europol mula-mulanya menunjukkan para tersangka tertutup topeng sebelum akhirnya wajah mereka ditampakkan.

“Idenya adalah untuk menarik sebanyak mungkin pengunjung, pengalaman kami menunjukkan bahwa semakin banyak mata yang melihat wajah para buronan, semakin tinggi peluang untuk menemukan lokasi dan menangkap orang yang dicari tersebut,” imbuh Hollevoet.

Europol mengatakan kepada DW bahwa laman web daftar buronan rata-rata dilihat oleh 12.000 pengunjung, semasa kampanye biasanya naik hingga beberapa ratus ribu.

Europol mengatakan informasi bisa diberikan kepada mereka secara anonim lewat website, atau secara langsung ke pihak penyidik di negara Uni Eropa yang memburu penjahat bersangkutan.

Menurut Europol, kampanye ‘most wanted’ yang digelar sebelumnya berhasil menjaring 69 buronan, sebagian menyerahkan diri sendiri setelah identitasnya diekspos ke publik.

Jumlah wanita yang terlibat dalam aksi kejahatan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, kata Europol, seraya meminta agar para peneliti dan akademisi melakukan lebih banyak riset guna mengetahui apakah kebijakan penegakan hukum perlu disesuaikan guna mengurangi keterlibatan wanita dalam tindak kejahatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buronanCrime Has No GenderEuropol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporkan Uskup Pemerkosa, Biarawati Katolik India Didepak Vatikan
Tulisan selanjutnya Kenya Kampanye Vaksin HPV, Kelompok Katolik Menentang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?