Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thailand Heboh Iklan Citra yang Rasis dan Membodohi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2013 09:02 9:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2013 09:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Iklan krim pemutih kulit merek Citra di Thailand yang dinilai rasis sekaligus membodohi telah menimbulkan perdebatan ramai, sehingga memaksa Unilever sebagai produsennya untuk meminta maaf.

Citra mengajak para pelajar perempuan mengirimkan foto diri beserta kemasan krim tubuh Citra Pearly White UV untuk mendapatkan hadiah uang sebesar 100.000 baht (sekitar 34,5 juta rupiah).

Dalam iklan Citra yang ditayangkan di televisi Thailand dan YouTube, tampak 2 orang pelajar yang memiliki warna kulit berbeda, satu berkulit gelap dan satunya terang. Mereka ditanyai apa yang bisa membuat dirinya terlihat menarik ketika menggunakan seragam sekolah. Gadis yang berkulit lebih gelap terlihat tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Sementara gadis berkulit lebih putih, yang disebut oleh presenternya “cantik”, menjawab produk-produk Citra dapat membantunya (agar terlihat lebih menarik-red).

Dalam perdebatan di forum-forum online populer seperti Pantip.com, orang mempertanyakan apa hubungannya produk pemutih kulit dengan beasiswa pendidikan.

“Sekarang kalian bisa mendapatkan beasiswa karena kulit putih, bukan karena belajar dengan baik, dan tidak dapat [beasiswa] juga jika kalian miskin dan berkulit gelap,” kata pengguna bernama MyOwnDreams, sebagaimana dikutip Bangkok Post, lansir The Guardian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unilever yang mengaku tidak pernah bermaksud melakukan diskriminasi ras meminta maaf atas segala kesalahpahaman akibat iklan tersebut.

Meskipun iklan sudah ditarik pekan lalu, tetapi program kompetisi kulit cerah itu masih berlangsung, lansir The Guardian Ahad (27/10/2013).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Desak Pemerintah Integrasikan Pelajaran Agama ke Semua Mata Pelajaran
Tulisan selanjutnya Banyaknya Video Mesum Pelajar, Krisis Tauladan di Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?