Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika “Sadap” Miliaran Ponsel Seluruh Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Desember 2013 16:13 4:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Desember 2013 16:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan terbaru The Washington Post mengutip dokumen intelijen yang dibocorkan Edward Snowden, Dewan Keamanan Nasional (NSA) mengumpulkan miliaran rekaman pembicaraan ponsel dari berbagai lokasi di seluruh dunia.

Washington Post menyebutkan koneksi ponsel dengan menara terdekat saat pengguna bergerak memungkinan NSA untuk melakukan pelacakan.

Para pejabat intelijen mengatakan kepada harian itu bahwa informasi yang didapat digunakan untuk informasi intelijen tentang apa yang mereka sebut sasaran asing.

Langkah itu dikecam oleh kelompok hak digital dan menuntut agar operasi NSA itu dihentikan.

Berita ini muncul di tengah upaya Microsoft untuk menggunakan lebih banyak enkripsi lagi guna mencegah penyadapan NSA dan para konsumennya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Post mengatakan NSA melacak gerakan dan hubungan individu-individu dengan cara “yang tidak terbayangkan sebelumnya”.

Informasi tentang program ini tercantum dalam dokumen yang dibocorkan kepada Post oleh mantan analis intelijen NSA, Edward Snowden dikutip Voice of America (VoA).

Badan mata-mata ini disebutkan telah mengumpulkan begitu banyaknya data, sekitar 27 terabyte, menurut dokumen yang dilihat Washington Post.

Berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Snowden, NSA juga dilaporkan mengumpulkan Klik 250 juta alamat internet setiap tahunnya.

Informasi ini ditambahkan pada database raksasa yang memperlihatkan lokasi-lokasi bagi setidaknya ratusan juta ponsel di seluruh dunia.

Ini adalah pengungkapan mengagetkan yang menunjukkan bahwa NSA telah menciptakan perangkat mata-mata missal.

Menurut laporan bocor itu, metode analitik yang digunakan NSA untuk menggeser data lokasi dikenal dengan CO-TRAVELER.

Kendati bagian terbesar pengguna ponsel tak ada kaitannya dengan sepak terjang NSA, lembaga intelijen ini tetap mengumpulkan data-data itu untuk melacak target-target intelijen dan jaringannya.

NSA menegaskan tidak berniat melacak data lokasi warga AS, tapi akhirnya menerima rincian-rincian yang menunjukkan di mana perangkat mobile domestik berada, tulis the post.

Para pejabat AS berkata pada  the post bahwa program yang mengumpulkan data geo-lokasi itu adalah legal dan ditujukan hanya demi mengumpulkan data intelijen mengenai militan asing atau target-target lain yang mengancam Amerika Serikat.

“Volume informasi yang mengalir ke dan dari program ini mempercepat kemampuan kita dalam mencerna, memproses dan menyimpan data,” demikian bunyi laporan NSA Mei 2012 seperti dikutip dokumen bocor yang disiarkan the post itu.

“Kemampuan NSA dalam melacak lokasi itu mengejutkan, berdasarkan dokumen-dokumen Snowden, dan mengindikasikan bahwa lembaga ini mampu membuat upaya-upaya keamanan komunikasi sama sekali sia-sia,” lapor the post dalam artikel yang ditulis Barton Gellman dan Ashkan Soltani tersebut.

Skala program itu akan kian menguatkan keperihatinan kelompok pembela hak-hak sipil karena pemata-mataan elektronik oleh NSA ini menjadi ancaman serius terhadap hak-hak privasi di AS dan dunia.

“Adalah mengagetkan mendapati program pelacakan lokasi dalam skala ini bisa diterapkan tanpa melalui debat publik, terutama karena sejumlah warga Amerika dicatat pergerakan-pergerakannya oleh pemerintah,” kata Catherine Crump, pengacara pada Uni Kebebasan Sipil Amerika (ACLU).

Greg Nojeim, direktur Center for Democracy and Technology, menyeru Kongres mengendalikan program pengawasan intelijen oleh NSA ini.

“Jelas bahwa catatan lokasi paling pribadi dari orang-orang tak berdosa, termasuk warga negara Amerika, telah dikumpulkan dan dianalisis dengan cara-cara tak terbayangkan dan dalam skala yang massif,” kata Nojeim seperti dikutip AFP.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaNSApenyadapanponsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Pun Pernah Mencap Mandela sebagai Teroris
Tulisan selanjutnya jilbab Wahai Wanita, Muliakan Dirimu dengan Berhijab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?