Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wapres Afghanistan Menyatakan Diri sebagai Presiden Sementara, Berjanji Lawan Taliban

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2021 23:36 11:36 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Agustus 2021 06:00
Bagikan
wapres afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com — Wakil Presiden (Wapres) Pertama Afghanistan, Amrullah Saleh mengatakan di Twitter pada Selasa bahwa dia berada di Afghanistan dan merupakan “presiden sementara yang sah” ketika Taliban mengambil alih Afghanistan dan pemerintah transisi dibentuk.

“Kejelasan: Sesuai konstitusi Afghanistan; dalam ketidakhadiran, pelarian, pengunduran diri atau kematian Presiden; Wapres Pertama (FVP) menjadi Presiden sementara,” katanya.

“Saya saat ini berada di dalam negara saya dan saya adalah presiden yang bertanggung jawab,” tambah Saleh.

“Saya sedang menjangkau semua pemimpin untuk mengamankan dukungan dan konsensus mereka,” katanya.

Pada pekan lalu, setelah pertemuan keamanan yang dipimpin Presiden, Saleh mengatakan dia bangga dengan angkatan bersenjata negaranya. Pemerintah akan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memperkuat perlawanan terhadap Taliban, lanjutnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Saleh juga bersumpah bahwa “dia tidak akan menyerah.”

Dalam laporannya, kantor berita AFP mengatakan bahwa Wapres pertama Afghanistan itu telah mundur ke Lembah Panjshir di timur laut Kabul.

“Saya tidak akan mengecewakan jutaan orang yang mendengarkan saya. Saya tidak akan pernah berada di bawah satu atap dengan Taliban. TIDAK PERNAH,” tulisnya dalam bahasa Inggris di Twitter pada Ahad.

Sehari kemudian, di media sosial tersebar fotonya berpose dengan pejuang anti-Taliban terkenal Ahmed Shah Massoud di Panjshir. Wilayah Panjshir merupakan benteng pegunungan yang terselip di Hindu Kush.

Taliban menyatakan perang di Afghanistan berakhir setelah mengambil alih istana kepresidenan di Kabul sementara negara-negara Barat bergegas mengevakuasi warganya. Sementara kekacauan terjadi di bandara ketika warga Afghanistan yang panik mencari jalan keluar.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan Ahad, “Taliban telah menang dengan pedang dan senjata mereka, dan sekarang bertanggung jawab atas kehormatan, properti, dan pertahanan diri warga negara mereka,” setelah melarikan diri dari negara itu saat para gerilyawan memasuki ibu kota. Ashar mengklaim dia pergi dari Afghanistan karena ingin menghindari pertumpahan darah.

“Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin. Mereka telah menyaksikan buah dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun,” ujar Mohammad Naeem pada Senin (16/08/2021).

Pernyataan juru bicara kantor politik Taliban itu disampaikan Al-Jazeera. “Alhamdulillah, perang di negara ini sudah berakhir,” lanjutnya.

Butuh waktu lebih dari seminggu bagi Taliban untuk menguasai negara itu setelah serangan kilat yang berakhir di Kabul ketika pasukan pemerintah, yang dilatih selama dua dekade dan dilengkapi oleh Amerika Serikat dan lainnya dengan biaya miliaran dolar, mundur.

Pada Selasa, Taliban mengumumkan “amnesti” di seluruh Afghanistan dan mengajak kaum wanita untuk bergabung dalam pemerintahan Islamnya. “Mereka dapat berada dalam struktur pemerintahan menurut hukum Syariah,” ujar Enamullah Samangani, komisi budaya Taliban.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanTalibanWapres
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Didukung WHO Bangladesh Akan Vaksinasi Covid-19 Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah Luncurkan EduTabMu, Solusi Pembelajaran Digital Era Pandemi Tanpa Internet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?