Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ada Sekitar 1.500 – 2.000 Jihadis Eropa Berangkat ke Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Desember 2013 06:05 6:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Desember 2013 06:05
Bagikan
Keterangan dinas rahasia Jerman VFS, saat ini ada sekitar 220 warga Jerman yang ikut bergerilya di Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan sejumlah dinas rahasia di Eropa menyebut makin banyak pemuda Eropa ikut berperang di Suriah. Kebanyakan jihadis (sebutan pejuang jihad) Eropa bergabung dengan kelompok pejuang yang dinilai dekat dengan al-Qaidah.

Sejak beberapa bulan terakhir, kalangan dinas rahasia di Eropa memperingatkan, makin banyak warga muda dari Eropa yang terjun dalam perang di Suriah. Dinas rahasia Jerman belum lama ini menerangkan, banyak pemuda Jerman menjadi jihadis melawan rejim Suriah.

Menteri Dalam Negeri Prancis Manuel Valls dan rekannya dari Belgia Joelle Milquet dalam sebuah pertemuan di Brussel menerangkan, sekarang ada sekitar 1.500 sampai 2.000 jihadis dari Eropa yang ikut berperang di Suriah. Padahal bulan Juni lalu diperkirakan baru ada sekitar 600 jihadis Eropa yang ikut bergerilya.

Menurut Manuel Valls dan Joelle Milquet, saat ini ada sekitar 100 sampai 150 warga Belgia yang berangkat ke Suriah. Sedangkan di Prancis diperkirakan ada sekitar 400 remaja yang direkrut kelompok jihad. Sekitar 180 orang dari antara mereka sudah berangkat ke Suriah.

“Ada 14 warga Prancis yang terbunuh di Suriah, 80 orang sudah kembali ke Prancis dan sekiat 100 orang berniat untuk berangkat”, kata Valls dikutip DW.DE.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Valls dan Milquet menyatakan mereka sangat khawatir, sebab kebanyakan jihadis itu bergabung dengan kelompok yang dekat dengan jariangan Al Qaida.

Bermodal KTP

Menurut keterangan dinas rahasia Jerman VFS, saat ini ada sekitar 220 warga Jerman yang ikut bergerilya di Suriah dengan kelompok jihadis. Ini baru orang-orang yang diketahui identitasnya, kata Ketua VFS, Hans Georg Maassen.

Maassen menerangkan, Suriah memang cukup atraktif bagi para jihadis karena gampang untuk sampai ke sana.

“Orang bisa sampai ke Suriah hanya dengan membawa KTP dan terbang lewat Turki.”

Baru-baru ini, bekas pemain sepakbola dari tim nasional Jerman U17, Burak Karan, diketahui tewas di Suriah. Burak Karan dulu pernah bermain dalam satu tim dengan Semi Khedira yang sekarang bergabung dengan FC Barcelona. Ia mengakhiri karirnya sebagai pemain profesional dan tahun 2009 bergabung dengan kelompok pejuang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jihadpejuangpemuda eropasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Divonis 16 Tahun, Luthfi Hasan Ajukan Banding
Tulisan selanjutnya Al-Azhar Setujui Pengunduran Diri Dr Al-Qaradhawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?