Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Khawatir Ganggu Ganggu Pola Makan Anak Warga Tecoma Tolak McDonald’s

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Desember 2013 08:45 8:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2013 08:44
Bagikan
warga Tecoma mengaku khawatir keberadaan McDonald's di daerahnya bisa menganggu pola makan anak-anak
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Kota Tecoma di Victoria, Australia menggelar protes menentang pembangunan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, McDonald’s. Tidak tanggung-tanggung, protes ini sudah digelar sejak dua tahun lalu.

“Kita melakukan survei dan hasilnya sembilan dari sepuluh orang di sini tidak ingin ada McDonald’s. Alasannya sangat jelas, ini adalah komunitas yang kecil, nyaris seperti pedesaan. Lokasi pembangunan terlalu dekat dengan hutan lindung, sekolah dan taman kanak-kanak,” tutur juru bicara kampanye anti-McDonald’s, Garry Muratore seperti dilansir radioaustralia.net, Senin (23/12/2013).

Tecoma yang berjarak tempuh sekitar satu jam dari Kota Melbourne, dikelilingi sejumlah hutan lindung, termasuk Taman Nasional Victoria serta pegunungan Dandenong yang ramai dikunjungi turis dari dalam dan luar Australia. Sudah sejak dua tahun lalu sejumlah warga Tecoma menggelar kampanye menentang rencana McDonald’s yang akan membuka outlet 24 jam sehari yang dilengkapi dengan layanan ‘drive thru’.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Garry menjelaskan, McDonald’s pada Juli 2013 memulai pembangunan outletnya dengan merobohkan sejumlah bangunan. Pengunjuk rasa pun sempat menduduki lokasi yang berakhir dengan ditahannya delapan pengunjuk rasa oleh pihak kepolisian. Mereka ditangkap karena dianggap telah menghalangi proses pembangunan, selain juga membahayakan keselamatan jiwa mereka sendiri.

Tiga bulan kemudian, McDonald’s membatalkan tuntutan kepada pengunjuk rasa yang ditahan. CEO McDonald’s Australia, Catriona Nobel mengatakan bahwa ia terkejut dengan respon dari sejumlah warga. 

“Secara reguler saya mendapat email dari warga di sana yang mengatakan keberadaan kami diinginkan,” ujarnya. “Dan banyak bisnis di sana yang mendukung kami, karenanya saya terkejut dengan penolakan yang kencang dan agresif terhadap kami,” ujarnya dikuti laman Radio ABC.

Astrid Brockdorff, salah satu warga Tecoma mengaku khawatir keberadaan McDonald’s di daerahnya bisa menganggu pola makan anak-anak. Menurut dia, penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan memilih makanan yang tidak sehat menjadi kecil kalau memang tidak tersedia pilihan.

“Tapi kalau tersedia langsung di muka kita, ini memberikan pesan kepada anak-anak bahwa makanan ini baik dan normal. Dan kita punya masalah besar soal obesitas di Australia.” tegas Astrid.

Baru pada pertengahan Desember 2013, McDonald’s memulai kembali pembangunan dengan pemasangan kerangka dan pondasi di lokasi. Namun, sejumlah warga mengaku tidak akan menyerah untuk menentang pembangunan McDonald’s. Mereka akan melancarkan aksi dan unjuk rasa lainnya saat McDonald’s dibuka di lokasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amankan Natal, GP Ansor Jateng Turunkan 10.000 Banser
Tulisan selanjutnya Natal Eropa Dihantam Badai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?