Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Delegasi Partai WikiLeaks Temui Bashar Al-Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Desember 2013 22:07 10:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Desember 2013 22:07
Bagikan
Rombongan asal Australia bertemu Bashar Al-Assad.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok WikiLeaks hari Selasa (31/12/2013) mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui dan tidak menyetujui sebuah delegasi, yang di dalamnya ada sejumlah anggota partainya, ke Suriah untuk menemui Bashar Al-Assad.

Ikut serta dalam delegasi itu –yang konon bertujuan untuk menunjukkan solidaritas kepada rakyat Suriah menentang intervensi militer Barat itu– John Shipton, ayah Julian Assange yang menjabat sebagai pimpinan Partai WikiLeaks.

Menurut kicauan di akun Twitter presiden Suriah, rombongan asal Australia itu bertemua Assad pada 23 Desember 2013.

Kunjungan itu memicu kehebohan di Australia ketika kabarnya tersebar. Oposisi sayap kiri dari Partai Buruh menyebutnya sebagai tindakan “tidak biasa” dan “tidak bertanggungjawab”.

Chris Bowen tokoh terkemuka Partai Buruh mengatakan, rombongan partai politik itu harus menjelaskan maksud kunjungannya menemui Assad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Partai WikiLeaks didirikan sebagai kendaraan politik Julian Assange di Australia. Tetapi partai itu berbeda dengan kelompok pembongkar segala rahasia yang tersohor itu.

Ketika ditanya tentang masalah tersebut, WikiLeaks sendiri menjaga jarak dari delegasi itu. Lewat akun Twitter resminya dikatakan bahwa menjembatani perundingan damai adalah hal yang baik, tetapi pihaknya tidak mengetahui dan tidak menyetujui kunjungan tersebut.

Selain Shipton, menurut koran The Australian, ikut pula dalam rombongani tu anggota parlemen nasional dari WikiLeaks Gail Malone, akademisi dari Universitas Sydney Tim Anderson dan aktivis pengungsi Jamal Daoud.

The Australian menulis, Shipton mengumumkan rencana untuk mendirikan kantor Partai WikiLeaks di Damaskus, sebagai tanda solidaritas kepada rakyat biasa Suriah.

Partai WikiLeaks berpendapat tudingan penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah untuk membunuh rakyatnya didasarkan pada laporan yang tidak dapat dipercaya. Dan dengan menggunakan pemakluman serupa, yang berdasarkan pada kebohongan dan rekayasa, Amerika Serikat melakukan invasi militer ke Iraq.

Sebagaimana diketahui, tim pemusnahan senjata kimia internasional hari Senin memulangkan kapal asal Skandinavia ke pelabuhannya, setelah memperkirakan bahwa tengat waktu untuk memusnahkan senjata kimia Suriah akhir tahun ini tidak dapat dipenuhi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Irit Ongkos dengan “Berantem”, Demi Sabun Cuci Teman Digilir
Tulisan selanjutnya Hak Wanita Islam Dijamin, Tapi Ditekan oleh Tradisi yang Melanggar Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?