Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Firma Hukum Wanita Pertama di Saudi Diresmikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Januari 2014 21:32 9:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Januari 2014 21:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bayan Alzahran telah membuka firma hukum pertama yang dijalankan oleh wanita di Arab Saudi, lansir Al-Arabiya Kamis (2/1/2014).

Kantor pengacara itu dibuka dua bulan setelah Alzahran dan tiga orang wanita lainnya mendapatkan izin praktek profesi pengacara di Saudi untuk pertama kalinya.

“Kegiatan kami tidak hanya terbatas pada kasus-kasus yang melibatkan wanita. Sistem pengacara di Saudi memperlakukan pengacara pria dan wanita setara, dan seorang pengacara berhak untuk mewakili [klien] pria dan wanita,” kata Alzahran kepada stasiun televisi Al-Arabiya.

“Kantor saya sekarang sedang menangani beberapa kasus yang melibatkan pria dan wanita serta perusahaan,” ujarnya.

Para pengacara wanita di Arab Saudi selama ini sebenarnya sudah menangani berbagai macam kasus hukum. Hanya saja ketika kasus sudah mulai disidangkan di pengadilan, maka ia harus mengalihkan tugasnya ke rekan pengacara pria, karena wanita tidak diizinkan tampil di ruang persidangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya menerima ratusan ucapan selamat di laman Twitter. Semua rekasinya positif sejak kami menerima izin pada 6 Oktober,” kata Alzahran.

“Di dalam pengadilan juga tampak penerimaan, di pihak para hakim dan pegawai,” imbuhnya.

Alzahran menerima izin praktek hukumnya setelah melewati sejumlah tahap yang harus dijalani dan pelatihan selama tiga tahun selama tiga tahun sebagai konsultan di sebuah firma hukum yang bersertifikat dan terakreditasi.

Awalnya dia menangani kasus seputar kekerasan dalam rumah tangga, lalu berambah ke kasus finansial dan kriminal.

Dilansir Arab News, peresmian firma hukum wanita pertama Saudi yang berada di kota Jeddah itu dihadiri antara lain oleh Wakil Ketua Kamar Dagang Jeddah Mazen Battejee, Kepala Survei Geologi Saudi Zuhair, penyelia Organisasi HAM Nasional Dr Hussein Al-Syarif, Nawab, Direktur Pelaksana Komite Nasional untuk Tahanan Dr Suhail Sawan dan direktur bedah anak dia RS Raja Fahd Dr Inam Ribwai. Acara itu juga diikuti oleh tokoh masyarakat, dokter, pengacara dan praktisi hukum, serta akademisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Mulai Menyiapkan Pemakaman Ariel Sharon
Tulisan selanjutnya Wakil PM Turki Minta Pejabat Pemerintah Berhenti Twitter-an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?