Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Videoklip Katy Perry Dianggap Lakukan Penodaan Agama

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Februari 2014 16:13 4:13 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Februari 2014 16:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok Muslim menyebut penyanyi Katy Perry telah melakukan penodaan agama melalui videonya yang berjudul Dark Horse.

Dalam video ini Katy menjadi ratu Mesir yang mengubah pria-pria yang ingin meminangnya menjadi pasir.

Shazad Iqbal dari Bradford membuat petisi online agar video itu dihapus dari YouTube, setelah ia melihat salah satu pria ‘peminang’ itu mengenakan liontin bertulisan Allah.

Dilaporkan BBC, Kamis (27/2/2014), lebih dari 60.000 orang telah menandatangani petisi tersebut dan mengatakan klip video itu menyinggung perasaan.

Dalam petisinya, Iqbal menulis: “Pada menit ke 01:15 dalam video Dark Horse terlihat seorang pria sedang dibakar dan memakai liontin (yang juga dibakar) dengan kata Allah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Penodaan agama terlihat jelas dalam video ini, karena Katy Perry (yang tampaknya melawan Allah) membakar orang yang mempercayai Allah.”

Dia menambahkan bahwa, “Penggunaan nama Allah dengan cara yang tidak relevan tidak pantas oleh agama apa pun.

“Saran saya kepada semua artis di industri musik adalah: Anda memiliki kekayaan, ketenaran dan kesuksesan, janganlah memakai dasar agama lain untuk jadi bahan olok-olok demi ketenaran Anda.”

Minta Dihapus

Sama dengan di Inggris, penanda tangan petisi ini datang dari berbagai negara seperti Australia, Malaysia, Indonesia, Maroko, Lebanon, dan Amerika Serikat.

Terkait dengan pesan itu, Iqbal mengatakan, ia tidak memulai kampanye “untuk menimbulkan kontroversi atau menyebabkan kebencian, melainkan untuk mendapatkan dukungan agar video itu dihapus”, dan meminta orang-orang untuk “menulis dengan serius”.

Gregoire Singer dari Swiss menulis: “Saya seorang Muslim yang toleran, tetapi ada batasan ketidaktahuan yang mengarah ke tindakan penodaan agama. Ini adalah masalah rasa hormat.”

Mohamed Maan, dari Belanda, menambahkan: “Saya tersinggung sebagai seorang muslim. Itu menunjukkan tidak ada rasa hormat. Anda dapat merasakan bagaimana jika yang kita cintai dibakar.”

Sementara Ayesha Akthar dari London, mengatakan, “Dulu saya suka lagu-lagunya, tapi sekarang aku telah menghapus semua dari MP3 player dan laptop saya.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Oposisi Turki Berdemo Menuntut PM Erdogan Mundur
Tulisan selanjutnya Perputaran Kas Koperasi Pesantren Sidogiri Rp 6,3 Triliun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Berita
11 Juni 2026 11:24
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?