Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat PBB sebut ada Horor dan Kebencian di Afrika Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2014 07:15 7:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2014 07:15
Bagikan
Aksi milisi Anti Balaka sedang melakukan tindakan kekerasan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat tinggi HAM PBB mengatakan kekerasan sektarian di Republik Afrika Tengah (CAR) masih pada tingkat yang “sangat mengerikan” dan telah mendorong kekejaman termasuk kanibalisme.

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Navi Pillay, berbicara dalam sebuah konferensi pers hari Kamis (20/03/2013)  di Bangui, ketika ia mengakhiri kunjungan selama tiga hari ke negara itu.

Pillay mengatakan CAR telah “menjadi sebuah negara di mana rakyatnya tidak hanya dibunuh” tetapi “disiksa, dimutilasi, dibakar dan dipotong-potong.”

Ia mengatakan para penyelidik PBB mengetahui sedikitnya ada empat peristiwa di mana para pembunuh memakan daging korban-korban mereka.

“Orang-orang terus dibunuh setiap hari,” kata Pillay dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini telah menjadi sebuah negara di mana orang-orang tidak hanya dibunuh, mereka juga disiksa, dimutilasi, dibakar dan dicincang,” ujarnya.

Pejabat tinggi HAM PBB itu menggambarkan kebencian dalam masyarakat yang di negara yang dilanda konflik pada “tingkat yang sangat mengerikan.”

Perkembangan ini dilaporan di saat PBB sebelumnya telah menilai pengusiran dan pembantaian terhadap kaum Muslim di Republik Afrika Tengah.

Konflik di CAR meletus setelah milisi Kristen Anti Balaka melancarkan serangan terkoordinasi terhadap kelompok Muslim Seleka yang pernah menggulingkan pemerintah Maret lalu.

Sayangnya, milisi Kristen justru menargetkan semua populasi Muslim secara keseluruhan, bukan pada kelompok Seleka saja.
Kekerasan mengerikan di CAR ini terjadi di saat pasukan penjaga perdamaian dari Perancis dan Uni Afrika telah dikerahkan ke negara tersebut. Namun mereka tidak mampu menghentikan kekerasan dan bahkan dalam beberapa kasus membiarkan Muslim dibunuh.

Sampai hari ini, Prancis menempatkan sekitar 2.000 tentaranya di CAR, sementara Uni Afrika mengerahkan tiga kali lipat dari jumlah itu.

Komisioner Tinggi PBB yang mengurusi Pengungsi (UNHCR) mencatat sejak konflik Maret tahun lalu setidaknya telah 400.000 Muslim CAR meninggalkan rumahnya dan 222.000 orang mengungsi ke negara lain seperti Kongo, Chad dan Kamerun.

Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui
Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui

Seorang pemimpin Muslimin di Afrika Tengah meyakinkan kepada Aljazeera bahwa kini  300 masjid dihancurkan, perempuan dibantai dan banyak para lakilaki dibakar.

Sementara itu sumber lain juga mengabarkan warga Muslim, yang merupakan penduduk utama Republik Afrika Tengah yang  tinggal di Kota Bangui, terus habis akibat pembantaian. Dari jumlah 100 ribu penduduk kini dikabarkan hanya tersisah 900 orang saja.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berkah Minyak dan Qonun Jinayah
Tulisan selanjutnya Berbicara Itsar dan Membuktikannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?