Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tim Kemanusiaan DD Salurkan Bantuan Logistik 27.000 KK Pengungsi Afrika Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2014 07:08 7:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2014 07:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Tim Kemanusiaan Indonesia Aid Dompet Dhuafa (DD) untuk Afrika Tengah  menyalurkan amanah bantuan masyarakat Indonesia berupa logistik untuk sekitar 27.000 kepala keluarga (KK) pengungsi Afrika Tengah. Untuk bantuan krisis tersebut, Dompet Dhuafa anggarkan dana Rp 1 miliar.

Semenjak hari Senin (24/03/2014), Tim Kemanusiaan Indonesia Aid Dompet Dhuafa (DD) untuk Afrika Tengah telah berada di kamp pengungsian di Kenzu dan Garoua Boulai, perbatasan timur Kamerun dan Afrika tengah.

Koordinator Tim Kemanusiaan Indonesia Aid Dompet Dhuafa, Sabeth Abilawa, menuturkan, tim bersama NGO kemanusiaan lokal setempat, AHAS Association Humanitaire Pour le Development du Cameroon, telah menyalurkan 2 kontainer logistik berupa makanan, air mineral, dan obat-obatan yang dibeli dari kota Doula, yang berjarak dekat dari Kenzu untuk dibagikan kepada seluruh pengungsi.

“Yang jelas mereka sangat membutuhkan bantuan makanan, kesehatan, dan air bersih karena secara umum daerah disini sangat kesulitan air,” terang Sabeth dalam rilisnya pada hidayatullah.com.

Dengan pemberian bantuan tersebut, tim Dompet Dhuafa merupakan lembaga kemanusiaan Indonesia yang pertama kali memberikan bantuan kepada para pengungsi Afrika Tengah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sabeth juga menuturkan gelombang pengungsi yang datang ke wilayah Kenzu semakin bertambah.“

Diperkirakan jumlah pengungsi di wilayah Kenzu ini akan terus bertambah karena barusan juga ada 2 mobil truk yang membawa ratusan pengungsi datang ke sini,” jelasnya.

Rencana hingga empat hari kedepan, Tim Kemanusiaan Indonesia Aid Dompet Dhuafa akan membuat instalasi air dan mensurvei beberapa titik wilayah untuk membantu pengadaan air bersih di Kenzu.

“Hari ini juga kita akan mensurvei titik-titik air atau waterpam untuk kita bangun 2 atau 3 instalasi air bersih,” tegasnya.

Sabeth menuturkan, kondisi pengungsi di Kamp Kenzu teramat menyedihkan. Menurutnya, sejauh mata memandang wilayah Kenzu hanya dipenuhi tenda-tenda pengungsi berwarna putih, semua itu dikarenakan banyaknya jumlah pengungsi.

Hampir 95 persen pengungsi tinggal di tenda-tenda pengungsian, dan sisanya yang baru datang sebagian tinggal di lapangan, dan belum ada tenda, dan makanpun mereka dijatah.

Dari pengamatan Sabeth di lapangan, mayoritas pengungsi adalah perempuan dan anak-anak. Tubuh mereka kurus tak terurus. “Wajah-wajah kelelahan dan tatapan nanar menghiasi raut wajah orang orang yang terusir dari negerinya ini,” kata Sabeth lirih.
Kenzu merupakan wilayah kamerun yang tidak lebih baik dari Afrika Tengah sendiri. Pasalnya, Kenzu merupakan desa terpencil di dalam hutan dan mereka harus tinggal mengungsi di sana,

Selain mengungsi di Kamerun, rata-rata pengungsi mengalir ke beberapa wilayah perbatasan Kamerun seperti di utara Afrika Tengah, Kongo,dan Sudan. Sebagian besar memang mengalir di wilayah Kamerun sebab, Kamerun merupakan wilayah yang paling dekat dengan Ibu Kota Afrika Tengah.

Merespon krisis kemanusiaan yang terjadi di Afrika Tengah ini, tim Indonesia Aid Dompet Dhuafa berangkat dari Indonesia sejak Rabu (19/03/2014) pekan lalu.

Relawan tiba di Doula, Kamerun kemudian berkoordinasi dengan NGO lokal, AHAS Association Humanitaire Pour le Development du Cameroon untuk mengetahui kebutuhan korban. Dalam siaran pers yang dirilis pekan lalu, Dompet Dhuafa mengutuk keras pembunuhan rakyat sipil yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di Republik Afrika Tengah.

Dompet Dhuafa menyerukan kepada lembaga-lembaga kemanusiaan dunia dan juga Indonesia untuk membantu rakyat Republik Afrika Tengah yang terancam bencana kelaparan.  Serta meminta pemerintah Indonesia dan pemerintah Republik Afrika Tengah untuk memudahkan akses bantuan-bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Latih Dokter Israel Cara Menyiksa Tawanan Palestina
Tulisan selanjutnya Berperang di Luar Negeri, Bahrain Ancam Warganya dengan UU Anti-Teror

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?