Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Cilik Turki Dilarang Main Twitter, Tak Mau Jadi Presiden

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 April 2014 20:59 8:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 April 2014 20:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam rangka memperingati Hari Anak pada 23 April tahun ini, sejumlah anak-anak Turki mendapat kesempatan menjadi pejabat tinggi negara, termasuk perdana menteri.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan beserta para menteri dalam kabinetnya, hari Rabu (23/4/2014) sejenak memberikan kursi jabatan mereka kepada anak-anak tersebut.

Goker Inan, bocah laki-laki yang masih duduk di sekolah dasar, beruntung mendapatkan peran sebagai perdana menteri.

Saat menjawab pertanyaan wartawan seputar Twitter, jawaban bocah itu kontan mengundang tawa, termasuk PM Erdogan.

Wartawan bertanya kepada Inan, apakah dia tahu tentang Twitter. Perdana menteri cilik itu menjawab “ya.” Tetapi, dia menambahkan bahwa dirinya bukan pengguna media sosial tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Keluarga saya tidak memperbolehkan saya [menggunakan Twitter]. Mereka bilang saya masih terlalu muda,” ujarnya.

Erdogan yang belakangan ini mendapatkan hujan kecaman di dalam dan luar negeri karena memblokir Twitter, sontak tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Inan.

“Apa kamu menunggu saya untuk tepuk tangan?” tanya Erdogan, sebelum akhirnya bertepuk tangan sambil tertawa.

Beberapa hari belakangan kabar tentang rencana pencalonan diri PM Erdogan sebagai presiden mewarnai jagad politik di Turki. Namun, perdana menteri cilik Inan kelihatan tidak terlalu bersemangat menjawab pertanyaan soal pemilihan umum presiden yang akan datang.

“Apa Anda ingin menjadi presiden pertama yang memiliki kekuasaan presidensial di Turki?” tanya seorang wartawan, seolah ingin mendapatkan rekaman pernyataan penting dari seorang tokoh politik.

“Saya tidak menginginkannya. Saya sudah puas dengan kehidupan saya,” jawab Inan, dikutip Hurriyet.

Ternyata perdana menteri cilik Turki itu tidak berambisi menjadi presiden, berbeda sama sekali dengan perdana menteri aslinya saat ini, yang sangat menggebu ingin duduk di kursi kepresidenan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Turki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wamenag: Setiap Tahun Indonesia Butuh 2 Juta Al-Quran
Tulisan selanjutnya Amerika kembangkan Miras Bubuk, Masyarakat diminta Waspada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?