Hidayatullah.com—Tiga anak remaja belasan tahun ditahan oleh polisi karena meneriakkan “Berkin Elvan tak pernah mati” saat perayaan Hari Anak di daerah Halic di kota Istanbul Rabu (23/4/2014).
Gubernur Istanbul Huseyin Avni Mutlu, yang mengawasi upaya aparat kepolisian membubarkan unjuk rasa di Gezi tahun lalu, naik panggung di Feshane pada hari Rabu kemarin guna ikut merayakan Hari Anak.
Saat perayaan berlangsung, dua anak memampangkan sebuah poster bertuliskan “Berkin Elvan tak pernah mati” dan meneriakkan sejumlah slogan. Polisi kemudian menangkap mereka dan membungkam mulut kedua anak itu dengan tangan nya agar tidak mengganggu perayaan yang sedang berlangsung.
Ketika itu pula, anak ketiga di area itu juga mulai meneriakkan slogan yang sama. Polisi pun langsung bertindak mengamankan anak tersebut.
Tidak hanya itu, seorang polisi berpakaian preman juga menyerang para wartawan yang ingin mengambil gambar peristiwa penangkapan anak-anak remaja itu, lansir Hurriyet dari kantor berita Dogan.
Berkin Elvan adalah remaja Turki berusia 15 tahun yang meninggal dunia pada 11 Maret 2014 setelah koma selama 269 hari, akibat dihantam kaleng gas air mata saat petugas keamanan berusaha membubarkan demonstrasi di Istanbul pada Juni tahun lalu. Ketika itu anak laki-laki tersebut sedang akan membeli roti di daerah Okmeydani.
Kematian Berkin Elvan menjadi simbol tindakan opresif aparat dalam menghadapi aksi unjuk rasa rakyat Turki.*