Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nagaland India Larang Jual-Beli Daging Anjing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juli 2020 17:42 5:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2020 17:42
Bagikan
Pedagangan Kucing dan Anjing di Guangxi Yulin, China
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Nagaland, India, melarang impor, perdagangan dan penjualan daging anjing, keputusan yang disambut baik kelompok peduli kesejahteraan hewan.

Pemerintah di bagian timur laut India tersebut mengumumkan keputusan itu menyusul kampanye yang gencar dilakukan oleh kelompok-kelompok pecinta binatang, yang menyebutnya sebagai “titik balik” besar guna mengakhiri kekejaman terhadap anjing-anjing di India, lansir BBC Sabtu (4/7/2020).

“Pemerintah negara bagian memutuskan untuk melarang impor komersial dan perdagangan anjing, pasar anjing, dan juga penjualan daging anjing baik sudah dimasak maupun belum dimasak. Kami mengapresiasi keputusan bijak yang diambil kabinet negara bagian,” kata Sekretaris Kepala Nagaland Temjen Toy lewat Twitter hari Jumat.

Pemerintah belum menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana nantinya keputusan itu diimplementasikan.

Media India mengatakan larangan itu dibuat menyusul meluasnya foto anjing-anjing yang dibungkus dalam karung di sebuah pasar hewan di media sosial, yang kemudian menyulut kemarahan warga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Humane Society International (HSI) yang selama bertahun-tahun mengkampanyekan diakhirinya perdagangan daging anjing di India menyambut baik keputusan pemerintah Nagaland tersebut.

“Penderitaan anjing-anjing di Nagaland sejak lama membayangi India, dan kabar ini menjadi titik balik besar guna diakhirinya kekejaman dari perdagangan gelap daging anjing di India,” kata Alokparna Sengupta, managing director HSI.

Mengkonsumsi daging anjing merupakan tindakan ilegal di sebagian wilayah India, tetapi sejumlah komunitas di bagian timur laut menganggapnya sebagai hidangan lezat.

Diperkirakan 30.000 anjing setiap tahun diselundupkan ke Nagaland, di mana mereka dijual di pasar-pasar hewan dan dipukuli hingga mati dengan tongkat kayu, menurut HSI.

Awal tahun ini, negara bagian Mizoram mengambil langkah awal menuju diakhirinya penjualan anjing, dengan mengamandemen legislasi guna menghapusnya dari daftar hewan yang layak disembelih.

Meskipun tidak menyebar, kebiasaan makan daging anjing dilakukan oleh sebagian komunitas di China, Korea Selatan dan Thailand.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anjingBadan Investigasi Nasional IndiadagingNagaland
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kyai Arema Wafat Ketika Mengajar Tahsin Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Eks PM Prancis Philippe Diselidiki Terkait Manajemen Krisis Pandemi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?