Hidayatullah.com—Ratu Elizabeth II hari Rabu (17/7/203) memberikan persetujuannya atas rancangan undang-undang legalisasi perkawinan homoseksual di England dan Wales, yang diajukan parlemen satu hari sebelumnya.
Para wakil rakyat di majelis rendah memutuskan untuk tidak menolak beberapa amandemen kecil yang dibuat oleh anggota parlemen di majelis tinggi.
Berbeda dengan Prancis yang menghadapi banyak demonstrasi massa terkait legalisasi perkawinan homoseksual, Inggris tidak mengalami unjuk rasa.
Menurut survei YouGov untuk Sunday Times, sekitar 54% rakyat Inggris memilih untuk memperbolehkan perkawinan pasangan homoseksual.
Banyak pendukung Partai Konservatif khawatir keputusan Perdana Menteri David Cameron untuk mendukung RUU itu akan mendorong orang-orang yang biasanya memilih partai mereka akan beralih ke UKIP (UK Independece Party).
UKIP –partai yang anti-imigrasi, anti-Uni Eropa dan pendukungnya cenderung rasis– sedang naik daun di Inggris dan mendapatkan banyak suara dalam pemilihan-pemilihan lokal.
Pemimpin UKIP Nigel Farge hari Selasa (16/7/2013) mengatakan, dia tidak akan mengeluarkan anggota partai yang menyuarakan pandangan “kuno” tentang homoseksual, menyusul adanya laporan bahwa salah satu kandidat partainya di sebuah forum online mengatakan homoseksual menjijikan.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan, dukungan untuk Partai Konservatif turun menjadi 24% atau hanya 2% di atas UKIP. Sementara jajak pendapat lainnya mengatakan pendukung Konservatif masih 31%, lansir France24.*