Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat akan Mengakui Misi Diplomatik Oposisi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Mei 2014 20:55 8:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Mei 2014 20:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat mengatakan akan mengakui kantor-kantor Koalisi Nasional Suriah (SNC) sebagai misi diplomatik asing dan mengumumkan rencana penambahan bantuan non-militer sebanyak US$27 juta kepada oposisi Suriah untuk menggulingkan kekuasaan Presiden Bashar Al-Assad.

Pengumuman itu disampaikan pemerintah AS hari Senin (5/5/2014) saat delegasi SNC yang dipimpin Ahmad Jarba melakukan kunjungan pertamanya ke Washington sejak SNC dibentuk tahun 2012.

Jarba, presiden SNC, dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry pada hari Kamis (8/5/2014), lansir Aljazeera.

Jurubicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf mengatakan, Washington mengumumkan kebijakan baru “guna memperkuat oposisi Suriah yang moderat” dan membantu usahanya dalam menolong mereka yang berada di Suriah.

Pemerintah Gedung Putih saat ini mengakui kantor-kantor SNC di Washington dan New York sebagai kantor misi diplomatik asing berdasarkan UU Misi Asing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengakuan atas kantor SNC sebagai misi diplomatik itu akan memberikan peningkatan pelayanan perbankan dan keamanan kepada oposisi Suriah yang berada di Amerika Serikat dan membantu menjangkau rakyat Suriah yang bermukim di AS, kata Harf.

Jarba menyambut baik pengakuan atas kantor-kantor SNC itu, yang disebutnya sebagai pukulan telak bagi rezim Assad.

Pada bulan Maret lalu Departemen Luar Negeri menghentikan operasi Kedutaan Suriah di Washington dan kantor-kantor konsulatnya yang tersebar di berbagai wilayah AS.

Harf mengatakan pemerintah Obama sedang berunding dengan Kongres untuk menaikkan jumlah bantuan tidak mematikan sebanyak US$27 juta, sehingga total bantuan AS untuk oposisi Suriah menjadi sekitar US$287 juta.

Bantuan tidak mematikan itu antara lain berupa obat-obatan dan perlengkapan medis, makanan, alat komunikasi serta kendaraan.

AS tidak mengabulkan permintaan oposisi yang ingin diberi bantuan berupa senjata canggih anti-tank dan anti-pesawat tempur yang akan digunakan untuk melawan pasukan Assad yang mendapatkan suplai senjata antara lain dari Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lewinsky Merasa Dijadikan Kambing Hitam untuk Melindungi Bill Clinton
Tulisan selanjutnya Sang Calon Kalah Pemilu, 43 Muslim Tewas Ditembaki di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?