Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sang Calon Kalah Pemilu, 43 Muslim Tewas Ditembaki di India

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 7 Mei 2014 21:06 9:06 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Mei 2014 21:00
Bagikan
Seorang anak yang selamat sedang dirawat di rumah sakit Guwahati, didampingi kakeknya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi India menemukan lima mayat perempuan dan anak-anak pada hari Rabu (7/5/2014), setelah satu suku separatis melakukan serangan”barbar” terhadap penduduk Muslim di timur laut Assam, menyebabkan jumlah yang tewas menjadi 43 orang.

Mayat-mayat itu ditemukan setelah penguasa setempat melanjutkan pencarian terhadap para korban di perkebunan teh yang berlokasi cukup jauh di dua distrik, di mana orang-orang bersenjata bertopeng pekan lalu menembak mati warga Muslim, termasuk bayi, saat mereka tidur.

Polisi menuduh pemberontak suku Bodo membunuh umat Islam tersebut, yang merupakan migran dan telah tinggal selama bertahun-tahun, kemudian bersengketa tanah dengan kelompok pribumi di negara yang berbatasan dengan Bhutan dan Bangladesh.

Media lokal melaporkan, suku Bodo menyerang Muslim sebagai hukuman karena kandidat mereka gagal terpilih dalam pemilihan umum bulan lalu di wilayah-wilayah di India, yang saat ini mendekati usai.

Menteri Utama Assam, Tarun Gogoi, mengatakan kepada wartawan saat berada di Desa Narayanguri yang mencekam: “Sejauh ini korban tewas berjumlah 43. Pembunuhan itu betul-betul biadab, bahkan bayi usia lima bulan juga tak luput diserang. Untungnya masih bisa diselamatkan.  Sebelas orang lainnya masih hilang.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang juru bicara polisi yang mendampingi Gogoi mengatakan, mayat tiga anak dan dua perempuan merupakan penemuan terbaru di distrik Baksa, sekitar 130 km sebelah barat kota Assam Guwahati.

Dalam beberapa hari telah ditemukan sejumlah korban tewas, sedang korban yang mengalami luka dalam pembantaian pada tanggal 1 dan 2 Mei itu juga telah meninggal di rumah sakit.

Gogoi mengatakan 15 anak, berusia delapan bulan sampai 14 tahun, menjadi yatim piatu karena pertumpahan darah itu. Mereka telah dikirim ke rumah amal di Guwahati.

Penduduk desa menangis saat mengingat penderitaan mereka. Mereka meminta pada para pejabat berkunjung bersama Menteri Utama untuk membantu membawa mereka ke rumah sakit untuk perawatan.

“Saya melihat ibu dan ayah meninggal di depan saya. Saya berhasil menyelamatkan diri bersembunyi di bawah tempat tidur saat orang-orang bersenjata bertopeng menembaki orang tua saya,” kata Habiba Nessa (14 tahun) kepada AFP, yang dilansir Guardian.

Pasukan keamanan sedang mencari gerilyawan Bodo yang disalahkan atas terjadinya kekerasan sehingga memaksa beberapa ribu orang meninggalkan rumah mereka karena ketakutan, kata para pejabat.

Kekerasan itu terjadi selama berlangsungnya pemilihan umum, yang menyebabkan terjadinya ketegangan agama dan etnis saat penganut Hindu nasionalis garis keras Narendra Modi dan partai oposisi bertarung sengit.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat akan Mengakui Misi Diplomatik Oposisi Suriah
Tulisan selanjutnya Zionis Hentikan Penyelidikan Skandal Seks Calon Presidennya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?