Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Niqab Dilarang di Festival Film Cannes

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Mei 2014 17:58 5:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Mei 2014 17:57
Bagikan
Para Muslimah beraksi atas pelarangan niqab
Bagikan

Hidayatullah.com–Panitia penyelenggara Festival Film Cannes secara resmi telah melarang penggunaan cadar atau niqab di arena festival film itu setelah sutradara wanita non-Muslim asal Denmark mencoba mengenakan pakaian Islam itu selama acara, demikian rilis OnIslam.net, Ahad (25/5/2014).

“Sesuai dengan hukum [Prancis] 11 Oktober 2010, dilarang menutup wajah Anda di tempat umum,” kata sumber di kantor pers festival itu kepada Anadolu Agency.

“Mengenakan niqab dilarang [ketika berjalan di atas] karpet merah dan di dalam Istana Festival,” tambahnya.

Keputusan itu diambil menyusul aksi uji coba sutradara Denmark, Charlotte Schioler, untuk berjalan di atas karpet merah sambil mengenakan niqab.

Sutradara non-Muslim yang menyajikan film pendek berjudul “Slor” atau “Niqab” itu sedang mempelajari alasan mengenakan pakaian tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasratnya untuk memakai cadar di festival itu terlintas pada 15 Mei lalu ketika dia menghadiri pemutaran perdana film “Mr Turner” besutan Mike Leigh yangsaat itu ia mengenakan cadar.

“Siapa tahu aku bisa pakai cadar saat berjalan di atas karpet merah dan masuk ke Istana,” kata Schioler kepada harian Prancis “Le Monde”.

“Jadi saya mengajukan permintaan kepada pihak sekuriti […] Seorang agen polisi yang sudah berpengalaman bertahun-tahun mengatakan kepada saya, mereka telah menerima perintah melalui email untuk tidak mendiskriminasikan orang yang memakai simbol-simbol keagamaan, termasuk niqab,” imbuhnya.

Tiga hari kemudian, Schioler berhasil melewati dua pos pemeriksaan, tapi dihentikan oleh penjaga keamanan saat ia mencapai Istana Festival.

“[Sekuriti] meminta saya untuk melepas niqab. Satpam dan polisi kemudian memeriksa identitas kami. Mereka mengancam akan membawa kami ke kantor polisi.” lanjutnya.

Prancis yang merupakan tempat tinggal bagi sekitar 5 hingga 6 juta Muslim – yang merupakan minoritas Muslim terbesar di Eropa – melarang pemakaian cadar di tempat umum pada tahun 2011.

Pelanggar dikenai sanksi berupa denda € 150 ($ 189) atau mengikuti kelas kewarganegaraan. Orang-orang yang memaksa wanita mengenakan cadar dikenai sanksi hukuman penjara hingga satu tahun dan denda sebesar $ 41.000.

Itu terjadi setelah negara-negara Eropa melarang pemakaian jilbab pada tahun 2004. Sementrara itu, aktris dan anggota juri dari Iran, Leila Hatami, dan sutrada Bosnia Aida Begic berjalan di atas karpet merah di festival film itu dengan mengenakan jilbab.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarfilmjilbab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dai Gunung Kidul Butuh Perhatian
Tulisan selanjutnya Nasrallah: Rezim Assad dan Hizbullah akan Memenangkan Perang di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?