Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Tegaskan Hukuman Mati Atas Muhammad Badi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juni 2014 05:29 5:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juni 2014 06:10
Bagikan
Muhammad Badi' ketika berada di kantor polisi.
Bagikan

Hidayatullah.com-Sebuah pengadilan di Mesir menegaskan hukuman mati atas pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun dan lebih dari 180 orang lainnya, kata sumber-sumber pengadilan dilansir Aljazeera.

Para pengacara mengatakan, keputusan yang dikeluarkan hari Sabtu (21/6/2014) itu masih dapat digugurkan di pengadilan banding.

Badi merupakan satu dari ribuan tokoh dan pendukung Al-Ikhwan yang ditangkap aparat menyusul pelengseran Muhammad Mursy dari kursi kepresidenan oleh militer Juli 2013.

Pada bulan Maret, pengadilan yang sama memvonis mati Badi. Keputusan itu mengundang kecaman internasional, ketika vonis yang sama diberikan kepada 529 pro-Mursy dengan dakwaan yang sama.

Namun, kemudian keputusan itu diubah hakim, yang mana hukuman mati hanya diberikan kepada 37 orang dan sisanya penjara semumur hidup.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus dakwaan Badi berawal dari serangan atas sebuah kantor polisi dekat kota Minya pada 14 Agustus 2013, di mana seorang polisi dan seorang warga sipil tewas ketika itu.

Serangan atas kantor polisi tersebut merupakan serangan balasan setelah polisi membunuh ratusan orang saat membubarkan dua kamp demonstran pro-Mursy di Kairo.

Sejak itu Al-Ikhwan dinyatakan sebagai organisasi terlarang dan disebut sebagai organisasi teroris oleh pengadilan dan pemerintah.

Para pendukung Al-Ikhwan dan Mursy terus menerus melakukan aksi protes menentang pemerintahan dukungan militer. Aksi unjuk rasa itu kerap berakhir dengan bentrokan.

Dalam bentrokan terakhir, tiga orang tewas saat unjuk rasa hari Jumat (20/6/2014) di Kairo, menurut Kementerian Kesehatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Memilih Presiden, Dr. Najih Ibrahim: Syaratnya Dua, Kuat dan Amanah!
Tulisan selanjutnya Terus Bersyukur Meski Memperoleh Banyak Balak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?