Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Usir Pejabat Intelijen Amerika Serikat di Berlin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2014 22:48 10:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2014 22:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman mengusir seorang pejabat intelijen Amerika Serikat CIA di Berlin sebagai respon atas kasus 2 warganya yang diduga kuat melakukan aksi mata-mata untuk Amerika.

Pejabat itu disebut bertindak sebagai seorang kontak CIA di Kedutaan AS.

Seorang pria Jerman berusia 31 tahun pekan lalu ditangkap dengan dugaan melakukan spionase untuk kepentingan AS. Pria itu kabarnya bekerja di sebuah lembaga intelijen Jerman.

Menyusul penangkapan itu, pada hari Rabu (9/7/2014) tersiar kabar bahwa warga Jerman lainnya, seorang tentara, sedang diperiksa aparat keamanan dalam kasus serupa.

“Perwakilan badan intelijen AS di Kedubes Amerika Serikat sudah diminta untuk meninggalkan Jerman,” kata jurubicara pemerintah Berlin Steffen Seibert dikutip BBC Kamis (10/7/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di setiap kedutaannya Amerika Serikat menempatkan sejumlah agen intelijen CIA. Kepala CIA di suatu negara biasa disebut dengan chief of station. Identitas agen-agen dinas rahasia AS itu selalu dirahasiakan.

Pimpinan komite di Bundestag (parlemen) yang mengawasi lembaga intelijen Jerman mengatakan tindakan pengusiran itu diambil karena Amerika Serikat memata-matai para politisi Jerman dan tidak mampu bekerjasama serta memberikan respon yang layak atas masalah yang terjadi saat ini.

Amerika Serikat tidak membantah tuduhan pemerintah Berlin yang mengatakan seorang pegawai dinas intelijen Jerman yang ditangkap pekan lalu menyerahkan dokumen-dokumen rahasia kepada dinas intelijen AS National Security Agency (NSA).

Laporan mengenai seorang tentara Jerman yang ada di Kementerian Pertahanan juga melakukan aksi mata-mata untuk Amerika Serikat bahkan lebih buruk lagi dibanding kasus pertama. Meskipun belum ada yang ditangkap, pihak keamanan Jerman sejak hari Rabu kemarin terus melakukan pemeriksaan di kementerian dan tempat lainnya.

Seorang pejabat Gedung Putih yang didekati BBC menolak untuk memberikan komentar seputar masalah di atas. Namun dia mengatakan bahwa hubungan intelijen dan keamanan dengan Jerman adalah penting bagi kedua negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya fasilitas senjata nuklir israel Zionis Bingung, Roket Baru Hamas Serang Reaktor Dimona
Tulisan selanjutnya UEA Janji Bantu Gaza $25 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?