Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rumah Permanen Pengungsi Suriah di Zaatari Menimbulkan Masalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2014 09:10 9:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2014 09:10
Bagikan
Kamp pengungsi Zaatari di Yordania.
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa orang pengungsi Suriah di Zaatari telah diberikan tanah oleh kerabat mereka di Yordania untuk membangun rumah-rumah permanen menggantikan tenda-tenda yang mereka tempati selama ini, kata Walikota Zaatari Abdulkarim Khaldi.

Khaldi mengatakan hal tersebut dalam rangka menanggapi laporan sejumlah situs berita yang mengutip perkataannya bahwa para pengungsi Suriah telah membangun 13.000 rumah permanen di Zaatari menggantikan tenda-tenda, yang dibongkar terkait keputusan pemerintah untuk meniadakan kamp-kamp sementara.

“Saya mungkin dikutip secara keliru, karena saya tidak pernah berkata seperti itu. Kenyataannya tidak mungkin seperti itu, 13.000 rumah itu sama dengan sebuah kota baru,” kata walikota Zaatari itu kepada The Jordan Times (21/8/2014).

Khaldi menjelaskan bahwa hanya sebagian kecil dari 12.000-13.000 pengungsi Suriah di desa itu, yang terletak sekitar 2km dari Kamp Pengungsian Zaatari, yang diberi sebidang tanah oleh kerabat Yordania mereka untuk membangun tempat tinggal permanen.

Dia menambahkan bahwa sebagian besar pengungsi Suriah di Zaatari memiliki kerabat orang Yordania yang tinggal di desa di Gubernuran Mafraq, sekitar 80km arah timur laut ibukota Amman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Setelah keputusan pemerintah untuk meniadakan kamp-kamp sementara, orang-orang Yordania dari suku Bani Khalid memutuskan untuk memberikan sejumlah bidang tanah kepada saudara mereka dari Suriah, keturunan dari klan lintas perbatasan itu,” kata Walikota Khaldi.

Namun, masalahnya rumah-rumah baru itu didirikan di atas lahan pertanian, sehingga mempengruhi rencana pembangunan jangka pendek pemerintah daerah, jelas Khaldi.

“Rumah-rumah baru ini, meskipun sangat kecil dan sangat sedikit, akan mempercepat urbanisasi atas lahan-lahan pertanian yang sudah menyusut. Banyak jenis tanaman dan pohon zaitun di tumbuh di desa itu,” kata Khaldi.

Kementerian dalam Negeri Yordania memutuskan untuk memindah semua pengungsi Suriah yang tinggal di penampungan sementara ke Azraq, Mreijeb Al Fhoud dan Zaatari. Langkah itu sejalan dengan upaya untuk mengatur kehadiran pengungsi Suriah di Yordania dan memastikan mereka tinggal di kamp-kamp pengungsi yang telah disediakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Desak Masyarakat Internasional Lindungi Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Seorang Pria Ditembak Mati di Dalam Masjid Winkeln, Swiss

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?