Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Buddha Radikal Tolak Myanmar Pulangkan Etnis Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 08:19 8:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 08:19
Bagikan
Kelompok Buddha radikal meminta Myanmar tak mengembalikan etnis Rohingnya ke wilayah Rakhine
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan warga Buddha radikal hari Ahad (22/10/2017)  melakukan aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Myanmar tidak memulangkan hampir 600 ribu warga minoritas Muslim Rohingya, yang telah melarikan diri ke Bangladesh sejak akhir Agustus 2017, kutip news.sky.com.

Aksi protes  berlangsung di Sittwe, ibu kota negara bagian tersebut, di mana banyak warga Rohingya bermukim sebelum pecahnya kekerasan antar kelompok masyarakat pada tahun 2012 memaksa mereka meninggalkan rumah.

“Orang-orang ini tidak memiliki hak untuk menjadi warga negara, rencana pemerintah untuk menetapkan zona bebas konflik tidak akan pernah diterapkan,” kata Aung Htay, seorang penyelenggara protes sebagaimana dikutip news.sky.

Baca: Biksu Radikal Buddha Sri Lanka Serang Rumah Pengungsi Etnis Rohingya

Seorang pejabat mengatakan, etnis Rohingya tidak mungkin bisa merebut kembali tanah mereka, dan mungkin mendapati panen mereka telah dipanen dan dijual pihak pemerintah.

Bulan lalu, pihak berwenang Sri Lanka sempat memindahkan 31 pengungsi Rohingya ke lokasi penampungan baru setelah ekstremis Buddhis menyerang tempat penampungan etnis Muslim milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  di Ibu Kota Sri Lanka pada Selasa, memaksa pemerintah memindahkan pengungsi, kata para pejabat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: ‘Zona Bebas Muslim’ Dinilai Semakin Meningkat di Myanmar

Gerombolan biksu radikal Buddha memimpin sekelompok perusuh untuk menerobos masuk dan memasuki bangunan berdinding dimana para pengungsi yang ketakutan berkumpul di lantai atas, kata seorang perwira polisi. Massa juga melempari penjaga dan kompleks tersebut dengan batu.

Myanmar tidak mengakui Rohingya sebagai kelompok etnis dan menegaskan bahwa mereka adalah migran ‘Bengali’ dari Bangladesh yang hidup secara ilegal, walaupun banyak keluarga Rohingnya lahir dan tinggal di negeri itu selama beberapa generasi.

Diskriminasi yang dialami Rohingya oleh Myanmar dimana etnis ini dikeluarkan dari 135 kelompok etnis resmi di negara tersebut dan menolak kewarganegaraan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak RohingyaBangladeshBuddhaBuddha RadikalCox's Bazaretnis Muslim Rohingyakamp pengungsiKekerasan RohingyaMiliter BurmaMuslim Arakanmuslim RohingyamyanmarOKIOperasi Pembersihan etnisPBBpembakaranpembersihan etnispenyelidik hak asasi manusiaRakhineRohingyaUNICEF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perppu Ormas, MUI Ingatkan Negara Jamin Kebebasan Berpendapat dan Berserikat
Tulisan selanjutnya Pekerja Bandara di Australia Akan Menjalani Pemeriksaan Lebih Ketat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?