Hidayatullah.com–London mengambil alih predikat Hong Kong sebagai kota termahal bagi perusahaan untuk mengirim stafnya tinggal dan bekerja di sana.
Dilansir Euronews (24/9/2014), penilaian itu dihitung dengan mengkombinasikan ongkos sewa rumah dan sewa ruangan kantor di ibukota Kerajaan Inggris tersebut.
Selama lima tahun terakhir Hong Kong menjadi tempat yang termahal, tetapi predikat itu gugur setelah harga sewa di kota itu turun dan nilai tukar mata uangnya (dolar Hong Kong) melemah.
Selain kedua kota itu, peringkat lima termahal disandang New York, Paris dan Tokyo.
Perusahaan properti yang melakukan kalkulasi mengatakan bahwa penguatan nilai tukar mata uang pound yang dipakai Inggris menjadi salah satu faktor besar penyebab kota itu menjadi kota termahal untuk bisnis. Dan di London saja, harga properti satu tahun terakhir naik 18,4 persen.*