Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Ancaman Keamanan Sejumlah Kedubes Barat di Mesir Tutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Desember 2014 13:52 1:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2014 13:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah negara-negara Barat telah menutup kantor misi diplomatik mereka di Kairo atau memperbarui peringatan agar warganya tidak bepergian ke tempat-tempat tertentu karena alasan keamanan.

Sumber-sumber di kedutaan Amerika Serikat, Inggris dan Kanada yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada Ahram Online bahwa setidaknya ada dua alasan mengapa kantor misi diplomatik mereka ditutup.

Petama, kata mereka, keduataan-kedutaan asing menutup pintunya karena ada kemungkinan terjadi ketegangan politik yang akan berujung pada kerusuhan. Alasan ini tidak disebutkan dalam pernyataan resmi mereka.

Kedua, kantor-kantor diplomatik asing ditutup karena adanya “ancaman keamanan.”

Sementara itu sumber di misi diplomatik Itali dan Belgia mengatakan bahwa kantor mereka berfungsi seperti biasa sambil terus memantau kondisi keamanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedutaan Inggris menutup kantornya hari Ahad (7/12/2014). Awalnya kantor dimaksudkan ditutup hanya satu hari, namun kemudian diperpanjang hingga Senin dan belum ada kabar kapan akan dibuka kembali, lapor Ahram Online (8/12/2014).

Meskipun Inggris menutup kedutaannya, tetapi Konjen Inggris di kota Alexandria masih beroperasi seperti biasa.

Kedutaan Kanada menutup pintunya hari Senin, dengan alasan kondisi keamanan yang tidak pasti.

Sedangkan Kedutaan Australia meskipun membuka kedutaannya seperti biasa, tetapi memperingatkan warganya agar berhati-hati jika melakukan perjalanan, sebab ada laporan mengenai rencana serangan terhadap keduataan asing di Kairo, daerah wisata dan kantor atau fasilitas pemerintah.

Hal serupa dilakukan Kedutaan Amerika Serikat, yang memperingatkan warganya agar menghindari sejumlah tempat tertentu di mana diperkirakan akan terjadi kerusuhan.

Kedutaan Inggris, Kanada, Belgia dan Amerika Serikat terletak di kawasan Garden City dekat pusat kota Kairo. Sementara kedutaan Australia dan Italia berada di pusat kota.

Tidak ada pernyataan resmi dari Mesir menanggapi penutupan Kedutaan Kanada pada hari Senin kemarin,

Namun, Kementerian Luar Negeri mengatakan pada hari Ahad bahwa penghentian sementara layanan di Kedutaan Inggris di Kairo adalah sebagai tindakan kehati-hatian.

Serangan teroris terakhir atas para turis di Mesir terjadi pada bulan Februari lalu, ketika pelaku menarget bus pariwisata di kota Taba di kawasan Laut Merah, yang menewaskan 3 orang turis Korea.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menemukan Jalan dalam Islam, Langkah Menuju Feminis Pun Surut (3)
Tulisan selanjutnya Tiga Tentara Turki Ditembak Mati di Perbatasan dengan Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?