Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Air Dipajak, Rakyat Irlandia Protes Turun ke Jalan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2014 14:02 2:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2014 14:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan di kota Dublin memprotes rencana pemerintah untuk mengenakan pajak atas konsumsi air yang dipergunakan warga.

Polisi memperkirakan lebih dari 30.000 orang ikut ambil bagian dalam demonstrasi Right2Water pada hari Rabu (10/12/2014) di lapangan seberang kantor Perdana Menteri Enda Kenny, di mana para politisi sosialis dan nasionalis mengajak rakyat untuk memboikot menolak membayar tagihan air mereka.

“Tidak! Kami tidak akan bayar!” teriak massa.

Di tempat lain, dekat pintu masuk gedung parlemen Irlandia, pengunjuk rasa berusaha mendobrak barikade dan melempar berbagai benda ke arah polisi.Seorang petugas polisi dilarikan ke rumah sakit karena wajahnya terluka terkena lemparan, sebelum polisi anti huru-hara turun tangan mendesak mundur para demonstran.

Menjelang jam sibuk malam hari, kelompok-kelompok pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan penting dan jembatan yang melintasi Sungai Liffey. Akibatnya, kemacetan parah berlangsung lebih dari tiga jam dan memaksa para pemilik kendaraan meninggalkan mobil-mobil mereka lalu berjalan kaki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sampai saat ini, rakyat Irlandia membayar tagihan air tanpa dikenai pajak. Namun pemerintah mengatakan bahwa perlu dilakukan perbaikan besar-besaran atas infrastruktur yang ada dan rakyat harus ikut menanggung biayanya.

“Pemerintah telah menyalahgunakan uang kami,” kata politisi dari partai oposisi Dithi Doolan kepada Aljazeera. “Mereka (pemerintah) lebih memilih untuk membantu (bailout) para penunggak hutang, daripada menginvestasikannya dalam sebuah layanan penting yang mana kami membayar atas pelayanan itu. Orang-orang yang turun ke jalan ini, orang-orang warga kota ini, sudah membayar tagihan air. Mereka sudah membayar setiap hari pajak selama lebih dari 200 tahun.”

Sampai batas akhir yang ditentukan untuk pendaftaran meteran baru pada 1 Oktober lalu, terjadi penentangan di mana-mana. Warga di pemukiman kelas pekerja menghalang-halangi petugas yang akan memasang meteran baru.

Sebagai upaya untuk meredakan kemarahan warga dan pihak oposisi, pemerintah mengajukan tagihan air yang lebih kecil dari usulan awal yang akan mulai berlaku pada 31 Januari tahun depan.

Menteri Lingkungan Hidup Alan Kelly mengatakan kepada wartawan bahwa rencana pengenaan pajak pada tagihan air itu tidak akan surut. Dan kebijakan itu merupakan langkah terbaik yang harus diambil.

Sejak Irlandia mendapatkan bantuan finansial dari Uni Eropa dan IMF untuk memperbaiki kondisi perekonomiannya satu tahun lalu, negara itu katanya menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling pesat di Uni Eropa. Namun, faktanya di lapangan rakyat belum menikmati hasil pertumbuhan ekonomi itu dan angka pengangguran masih di atas 10 persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tempat Sampah Underground ala kota Al-Kharj
Tulisan selanjutnya Setelah Salafy, Jamaah Al-Islamiyyah Berencana Keluar dari Aliansi Bentukan Al-Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?