Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengkritik Netanyahu dan Lieberman di Twitter, 3 Diplomat Israel Diberhentikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2015 08:18 8:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2015 08:18
Bagikan
Avigdor Lieberman dan Benjamin Netanyahu.
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel telah memanggil pulang dan memberhentikan sementara tiga diplomatnya yang mengkritik PM Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman lewat jejaring sosial Twitter.

Menlu Israel Avigdor Lieberman hari Kamis (5/2/2015) mengatakan bahwa kelakuan ketiga diplomat itu, termasuk Dubes Israel untuk Swiss, “tidak dapat diterima.”

Kicauan di Twitter yang dipermasalahkan tersebut, termasuk kutipan dari jurnalis Israel yang mengkritik kunjungan Netanyahu belum lama ini ke Washington DC dan berbicara di depan Kongres AS tentang program nuklir Iran.

Lawatan Netanyahu ke AS itu telah membuat marah Presiden Barack Obama, dan Gedung Putih mengatakan pidato Netanyahu di Kongres AS merupakan pelanggaran protokol diplomatik.

Undangan kepada Netanyahu tersebut dibuat oleh John Boehner, jurubicara Partai Republik yang merupakan oposisi di Kongres AS. Undangan itu dibuat tanpa berkoordinasi dengan pemerintah Obama yang berasal dari Partai Demokrat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yigal Caspi, diplomat Israel di Swiss, menuliskan pernyataan dari sejumlah jurnalis yang menuding Netanyahu membahayakan hubungan dengan pemerintahan Obama yang saat ini sedang goyah.

Caspi, yang sudah dipanggil pulang dan diberhentikan sementara, membekukan akunnya di Twitter kemarin.

Demikian pula dengan dua diplomat lainnya, yaitu Assaf Moran dan Yaron Gamburg. Mereka masing-masing adalah pejabat politik di Kedutaan Israel di India dan staf di Kementerian Luar negeri Israel di kota Al-Quds (Yerusalem).

Menurut situs berita Israel NRG, Moran lewat akunnya di Twitter menuding Netanyahu membenamkan diskusi apapun tentang masalah-masalah sosial, sementara Gamburg di Twitter mengatakan, “Apa yang terjadi pada hubungan kita dengan Amerika Serikat adalah kegilaan.”

Caspi juga me-retweet pernyataan seorang jurnalis yang menyebut Lieberman bertindak sewenang-wenang.

Seorang jurubicara Kemenlu Israel mengkonfirmasi bahwa pernyataan-pernyataan di Twitter itu asli dan para diplomat yang bersangkutan telah dipanggil untuk mendapatkan sanksi disipliner dan terbuka kemungkinan mereka akan dipecat.

Tidak satupun dari ketiga diplomat itu yang bisa dimintai komentarnya, lansir Aljazeera (5/2/2015).

Pemberhentian ketiga diplomat itu, karena mengkritik perdana menteri dan menteri luar negeri Israel, dilakukan menjelang pemilihan umum bulan Maret besok. Netanyahu dalam pemilu itu akan mencalonkan diri kembali untuk tetap memegang kekuasaan pemerintahan Zionis Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Pekanbaru Tolak Kebaktian Kristen di Lapangan Umum Terbuka
Tulisan selanjutnya Pejuang Gaza: Jangan Ekspor Masalah, Kami Tidak Mencampuri Urusan Internal Negara Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Macklemore Palestina
Berita

Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Berita
27 Oktober 2026 19:35
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?