Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pejuang Gaza: Jangan Ekspor Masalah, Kami Tidak Mencampuri Urusan Internal Negara Arab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2015 10:46 10:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2015 10:43
Bagikan
Anggota pasukan Izzuddin al Qassam dalam perayaan 27 tahun Hamas
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan seorang pria bertopeng, 10 kelompok pejuang Palestina di Gaza hari Kamis (5/2/2015) bersama-sama mengecam Mesir atas keputusannya memasukkan sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, ke dalam daftar kelompok teror.

Keputusan pengadilan Mesir pekan lalu itu, menurut sebuah sumber yang dekat dengan Al-Qassam, menunjukkan bahwa Mesir –yang menjembatani banyak perundingan gencantan senjata antara Palestina dan Israel, termasuk gencatan senjata Agustus 2014– tidak lagi dapat dipercaya sebagai pemain imparsial.

Dalam pernyataannya 10 kelompok pejuang Palestina di Gaza itu menegaskan bahwa mereka hanya memerangi Zionis Israel dan tidak membawa medan pertempuran ke luar  dari batas wilayah Palestina dan Israel.

“Faksi-faksi perlawanan dan Brigade Qassam memusatkan kerja mereka melawan musuh Zionis,” kata pria yang membacakan pernyataan itu dikutip Reuters.

“Kami menegaskan kembali bahwa kami tidak mencampuri urusan dalam negeri negara-negara Arab dan kami berharap tidak ada satupun yang akan mengekspor masalah dalam negeri mereka kepada rakyat Palestina dan faksi-faksi perlawanannya,” tegas orang tersebut.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Pernyataan bersama itu ditandatangani oleh Brigade Al-Qassam, Jihad Islam, Brigade Syuhada Al-Aqsha, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, Pedang Islam dan lima faksi pejuang Palestina lainnya.

Sejak digulingkannya Muhammad Mursy, yang berasal dari kelompok Al-Ikhwan Al-Muslimun, dari kursi kepresidenan pada 3 Juli 2013, Mesir mengalami banyak gangguan keamanan di berbagai pelosok wilayahnya, terutama di ibukota Kairo dan Sinai, wilayah Mesir yang termarjinalkan dan dikenal sebagai daerah sarang kelompok-kelompok bersenjata.

Mesir mengatakan senjata-senjata diselundupkan dari Gaza ke wilayah Sinai Utara, yang mana senjata itu kemudian dipakai kelompok militan setempat untuk menggulingkan pemerintahan Al-Sisi.

Hamas, yang menguasai pemerintahan Palestina di Gaza sejak 2007, membantah tuduhan yang menuding mereka memberikan bantuan logistik, militer dan lainnya kepada kelompok militan yang memusuhi militer Mesir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengkritik Netanyahu dan Lieberman di Twitter, 3 Diplomat Israel Diberhentikan
Tulisan selanjutnya Vonis Mati Dikukuhkan atas Pro-Mursy Pelempar Remaja Mesir dari Ketinggian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?