Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Narapidana Guantanamo David Hicks Dinyatakan Bukan Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2015 07:31 7:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Februari 2015 20:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pengadilan banding militer Amerika Serikat telah membatalkan dakwaan atas warga Australia David Hicks, lansir Euronews Kamis (19/2/2015).

Pria itu termasuk salah satu orang-orang yang pertama dipenjarakan di Teluk Guantanamo tahun 2002, setelah ditangkap di Afghanistan.

Tahun 2007 Hicks menyatakan bersalah atas dakwaan-dakwaan terkait terorisme, mengakui bahwa dia pernah ikut latihan bersama Al-Qaidah di Afghanistan dan bertemu dengan Usamah bin Ladin.

Hicks kemudian dihukum 7 tahun penjara, tetapi setelah menjalaninya selama 9 bulan sisa hukumannya ditangguhkan dan dia dipulangkan ke Australia.

Pengadilan Amerika sekarang memutuskan bahwa pada saat ditangkap aktivitas yang dilakukan David Hicks bukanlah tindakan kriminal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hick menulis sebuah buku tentang pengalamannya selama di dalam penjara Guantanamo, di mana dia mengatakan kerap disiksa.

“Seseorang harus bertanggungjawab atas biaya-biaya pengobatan saya. Saat ini secara fisik saya mengalami banyak kesulitan. Saya memerlukan operasi untuk lutut kiri saya, lengan kanan, punggung, dan gigi saya terus copot karena saya tidak dapat menggosoknya selama lima setengah tahun,” kata Hicks, seraya menambahkan bahwa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengobati dirinya akibat penyiksaan itu sangat besar.

Namun, karena Hicks mengaku pernah latihan bersama Al-Qaidah, Perdana Menteri Australia Tony Abbot mengatakan dia tidak akan meminta maaf. Abbot beralasan, kasus Hicks diproses menurut hukum yang berlaku di Amerika, perbuatan yang telah dilakukan Hicks adalah tanggungjawabnya sendiri dan pemerintah Australia hanya melakukan tindakan yang harus diambil untuk melindungi negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya Minta PBB Cabut Embargo Senjata Agar Dapat Perangi ISIS
Tulisan selanjutnya MUI Telah Keluarkan Fatwa Pokok Kesesatan Ajaran Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?