Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Makan Bareng Raja Bahrain, Ratu Inggris Diprotes

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2012 07:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratu Inggris dikecam warganya, setelah menggelar makan malam bersama dengan Raja Bahrain Hammad Al Khalifa, yang dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia di negaranya.

Bersama dengan sejumlah bangsawan negara asing, termasuk dari kawasan Arab, Ratu Elizabeth II menggelar jamuan makan untuk merayakan usia 60 tahun tahtanya.

Saat Al Khalifa tiba di Kastil Windsor, ia disambut dengan senyum dan jabat tangan oleh ratu Inggris yang selalu mengenakan sarung tangan dan topi sebagai asesorisnya itu.

Kelompok anti monarki Inggris, Republik, menilai undangan makan malam Elizabeth II untuk bangsawan Bahrain itu merupakan “bencana”.

“Ratu tidak dapat bersembunyi dibelakang protokol dan kebiasaan, ini merupakan sebuah krisis yang dibuatnya sendiri,” kata Graham Smith, pimpinan eksekutif Republik, sebagaimana dikutip Arabian Business, Sabtu (19/05/2012).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Smith mengatakan, orang-orang Inggris mendukung perjuangan demokrasi di Timur Tengah dan seluruh dunia.

Seperti sejumlah negara Arab lainnya, Bahrain dilanda aksi demonstrasi rakyat menyusul hal serupa di Tunisia dan Mesir.

Pemerintah Bahrain dinilai negara-negara Barat kelewat batas dalam menghadapi para pengunjuk rasa yang disulut oleh kelompok Syiah di Bahrain.

Syeikh Yusuf Al Qaradhawi mengatakan bahwa unjuk rasa di Bahrain bukan gerakan rakyat seperti halnya di Mesir dan Tunisia, melainkan konflik sektarian.

Iran sebagai negara Syiah di Timur Tengah mendukung pengiriman pasukan berani mati dari negaranya ke Bahrain untuk menghadapi pasukan pemerintah yang dibantu pasukan organisasi kerjasama Teluk GCC.

Awal bulan ini Raja Hamad meratifikasi reformasi konstitusi yang diharapkan pemerintah dapat mengakhiri konflik di Bahrain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty Peringatkan Nasib 6 Warga Arab di Iran
Tulisan selanjutnya Siapakan Capres Pilihan Mubarak?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?