Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama akan Berkunjung ke Negeri Kelahiran Ayahnya, Kenya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2015 05:27 5:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2015 05:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Barack Obama akan melakukan kunjungan ke Kenya, negara asal ayahnya, pada bulan Juli tahun ini, yang merupakan kunjungan pertamanya sejak menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, demikian diumumkan Gedung Putih hari Senin (30/3/2015).

Dalam kunjungannya itu Obama dijadwalkan menghadiri pertemuan Global Entrepreneurship Summit dan bertemu dengan Presiden Uhuru Kenyatta.

Mendiang ayah Obama berasal dari sebuah desa kecil di dekat tepian Danau Victoria. Dia bertemu ibu kandung Obama, seorang wanita kulit putih warga Amerika, di Hawaii di mana keduanya memiliki seorang putra sebelum akhirnya bercerai.

Menurut laporan Dailycaller (14/1/2015), dalam sebuah pertemuan dengan Sojourners, sebuah kelompok Kristen Evangelis yang berbasis di Columbia Heights, Washington D.C pada 26 Juni 2006 Obama pernah mengatakan bapaknya dilahirkan sebagai seorang Muslim, tetapi setelah dewasa menjadi seorang atheis. Sementara orangtua dari ibunya masing-masing adalah penganut Kristen Baptis dan Kristen Methodis, tetapi keduanya tidak melaksanakan ajaran agama mereka.

Sejak terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama AS tahun 2009, Obama telah empat kali mengunjungi kawasan sub-Sahara Afrika. Namun, skandal politik di Kenya menghalanginya berkunjung ke tanah nenek moyang ayahnya itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada AFP bahwa Obama dalam kunjungannya itu akan bertemu dengan Kenyatta, presiden Kenya yang didakwa Mahkamah Kejahatan Internasional melakukan 5 kejahatan kemanusiaan dalam kasus kekerasan tahun 2007-2008 yang diduga menewaskan sekitar 1.200 orang.

Kenya dipandang Gedung Putih sebagai negara yang bersungguh-sungguh memerangi terorisme, menyusul sejumlah serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok Al-Shabaab asal Somalia.

“Seperti halnya kunjungan bersejarah Presiden (John) Kennedy ke Irlandia tahun 1963 yang memperingati hubungan antara warga Amerika keturunan Irlandia dan nenek moyangnya, lawatan Presiden Obama akan menjadi penghormatan bagi hubungan sejarah yang kuat antara Amerika Serikat dan Kenya, serta seluruh Afrika,” tulis para penasihat Gedung Putih dalam sebuah blog seperti dikutip AFP.

Jutaan orang Amerika melacak asal-usul mereka ke Benua Afrika, dan lebih dari 100.000 orang Amerika tinggal di atau mengunjungi Kenya setiap tahunnya, kata mereka.

Obama sudah mengunjungi Kenya beberapa kali sebelum menggeluti politik dan pada tahun 2006 sebagai seorang senator AS, di mana ketika itu di desa Nyang’Oma-Kogelo –kampung halaman ayahnya yang juga bernama Barrack Hussein Obama– dia melakukan tes HIV secara terbuka di depan publik.

“Jika saya tidak mencintai Amerika, saya tidak akan pindah dari Kenya ke sini,” kata Obama berkelakar belum lama ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Mengaku Tak Terlibat Pemblokiran 19 Situs Media Islam
Tulisan selanjutnya Agen DEA dan Secret Service Didakwa Mencuri Bitcoin >$800.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?