Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

BAT dan Philip Morris Gugat Rokok Kemasan Polos

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2015 22:24 10:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2015 22:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua perusahaan rokok terbesar dunia melayangkan gugatan hukum atas pemerintah Inggris terkait legalitas peraturan yang mengharuskan rokok dijual dalam kemasan polos.

Dilansir BBC British American Tobacco (BAT) dan Philip Morris memasukkan keberatan hukum ke Pengadilan Tinggi London pada hari Jumat (22/5/2015).

Mereka berpendapat peraturan baru yang mengharuskan kemasan rokok polos tersebut ilegal, karena berarti merenggut kekayaan intelektual mereka berupa merek dagang.

Departemen Kesehatan telah memberikan tanggapan dengan mengatakan lembaganya menolak “disandera untuk uang tebusan oleh industri tembakau.”

Jika gugatan hukum itu berhasil, perusahaan-perusahaan rokok itu kemungkinan akan mendapatkan uang ganti rugi yang sangat besar dari pemerintah Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

BAT dan Philip Morris mengatakan bahwa menghentikan mereka dari menggunakan merek dagang yang dimilikinya bertentangan dengan undang-undang properti di Inggris dan Uni Eropa.

“Tindakan hukum adalah sesuatu yang kami pertimbangkan dengan matang dan bukan sesuatu yang kami ambil dengan mudah, tetapi pemerintah Inggris tidak memberikan pilihan kepada kami,” kata seorang juru bicara BAT.

“Bisnis manapun yang propertinya direnggut darinya oleh pemerintah pasti akan melawan dan berusaha mendapatkan kompensasi,” imbuhnya.

“Kami menghargai otoritas pemerintah meregulasi untuk kepentingan publik, tetapi menghapus merek dagang sungguh sangat keterlaluan,” kata Marc Firestone, wakil presiden senior dan penasihat umum Philip Morris.

Selain mempermasalahkan soal merek dagang, kedua perusahaan itu berdalih peraturan kemasan polos rokok menghambat pergerakan bebas barang dagangan.

Perusahaan rokok lainnya, Imperial Tobacco, pada bulan Maret lalu juga mengatakan bermaksud untuk mengajukan gugatan hukum ke pangadilan di Inggris untuk masalah yang sama.

Japan Tobacco International (JTI) pemilik merek Winston, Camel dan merek-merek Benson & Hedges, juga berniat mengajukan gugatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Video] Qori’ Internasional KH Muammar ZA: Baca Al-Qur’an Langgam Jawa Dilarang Nabi
Tulisan selanjutnya Panglima TNI: Wanita TNI Mau Pakai Jilbab, Pakai Saja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?