Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jadi Joki Ujian Masuk Universitas Amerika 15 Warganegara China Disidang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Mei 2015 13:27 1:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Mei 2015 13:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Departemen Kehakiman Amerika Serikat menggugat ke pengadilan 15 warganegara China yang terlibat kasus perjokian ujian masuk perguruan tinggi di AS.

Jaksa penuntut mengatakan tersangka menggunakan paspor palsu dan mengelabui petugas administrasi, sehingga bisa masuk ke ruang ujian menggantikan peserta ujian yang asli.

Praktek curang itu terjadi antara tahun 2011 dan 2015, kebanyakan di wilayah barat Pennsylvania, kata pihak berwenang dilansir BBC Kamis (28/5/2015).

Terdakwa, terdiri dari laki-laki dan perempuan, usianya antara 19 dan 26 tahun. Mereka bermukim di sejumlah kota seperti Blacksburg, Virginia dan Boston, Massachusetts, di mana banyak terdapat perguruan tinggi besar, lapor Reuters.

Departemen Kehakiman mengatakan, para terdakwa itu menjadi joki di berbagai macam tes, termasuk ujian masuk perguruan tinggi SAT, tes Toefl, serta GRE.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pittsburg Post-Gazette melaporkan bahwa terdakwa bernama Siyuan Zhao (24) yang bermukim di Massachusetts sudah ditahan. Han Tong (24) penduduk Pittsburg, Pennsylvania, yang dianggap sebagai terdakwa utama, dan 10 terdakwa lainnya akan mendapatkan surat panggilan yang mengharuskan mereka hadir di persidangan.

Koran itu juga melaporkan bahwa tiga terdakwa lain yang saat ini berada di China, namanya sudah dicoret dari dokumen pengadilan.

Agen khusus dari Homeland Security Investigations di Philadelphia, John Kelleghan, mengatakan, “Para mahasiswa itu tidak hanya curang saat masuk ke universitas, tetapi mereka juga berbuat curang agar bisa lolos sistem imigrasi nasional kita.”

Mereka terancam hukuman penjara sampai 20 tahun jika terbukti bersalah, denda hingga $250.000, atau keduanya. Selain itu mereka terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara untuk dakwaan konspirasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Bangladesh: Di Indonesia Sedikit Uang, Lebih Baik Pulang
Tulisan selanjutnya Soal Jilbab, Anggota DPR: Panglima TNI Jangan Beri Harapan Palsu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Berita
9 September 2026 16:00
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?